Kuliner di Pekanbaru

Khasnya Kuah Gulai Lontong Onen Pekanbaru , Sehari Bisa Ludes 500 Porsi

Berada di Jalan Mohammad Dahlan, atau tepatnya di belakang Masjid An Nur Pekanbaru , lokasi kedai sarapan ini terbilang sangat strategis.

Khasnya Kuah Gulai Lontong Onen Pekanbaru , Sehari Bisa Ludes 500 Porsi
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Lontong Onen Pekanbaru sudah dikenal dengan rasanya yang khas dengan kuah gulainya yang kental 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Bicara soal lontong di Pekanbaru, satu nama sudah tidak asing lagi yakni Lontong Onen . Sudah dikenal dengan rasanya yang khas. Kuah gulainya yang kental. Dan pucuk pakunya yang menjadi favorit.

Berada di Jalan Mohammad Dahlan, atau tepatnya di belakang Masjid An Nur Pekanbaru , lokasi kedai sarapan ini terbilang sangat strategis. Gampang dicari dan memiliki ruangan yang cukup luas.

Apalagi beberapa tahun belakangan, ruko bagian belakang sudah dimanfaatkan Onen dan keluarga untuk berjualan. 

Ruko bagian belakang sudah dimanfaatkan Lontong Onen untuk berjualan.
Ruko bagian belakang sudah dimanfaatkan Lontong Onen untuk berjualan. (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Kondang dengan nama Onen, dari sapaan akrab perintis usaha sarapan ini. Memiliki nama asli Nelmi Tanjung. Ia sudah berjualan lontong sejak tahun 1997. Dengan rasa lontong yang khas, membuat masakan Onen jadi buruan para penikmat kuliner. Sehingga tidak jarang kedai Onen didatangi oleh para pejabat dan pesohor.

Saat menjabat Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman pernah makan di sini. Begitu pula Wakil Gubernur Riau sekarang, Edy Natar Nasution, dan Walikota Pekanbaru Firdaus .

Tamu-tamu dari luar daerah kerap mampir. Lontong Onen memang banyak direkomendasikan sebagai salah satu tempat bersantap di pekanbaru.

Coba saja duduk di kedai ini. Pengunjung silih berganti datang. Membuat kedai itu tidak pernah sepi. Mulai dari pagi sekali, hingga menjelang siang. Sehingga tidak heran, ratusan porsi lontong ludes setiap hari.

Banyak pelanggan yang memberikan testimoni. Bahwa kuah gulainya yang membuat khas. Gurih, kental, dan tingkat kepedasannya pas.

Pipit Ari Aznel, pemilik Lontong Onen, yang juga merupakan salah seorang anak Onen, mengatakan kepada Tribunpekanbarutravel.com , setiap hari sekitar 300 sampai 500 porsi ludes terjual. Terutama saat akhir pekan atau weekend.

Setiap hari ratusan porsi Lontong Onen habis terjual.
Setiap hari ratusan porsi Lontong Onen habis terjual. (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Padahal, dulunya usaha kecil saja. Pipit menceritakan, mulanya kedai sederhana di depan rumah orangtuanya, Gang Ceri, Jalan Hang Tuah Pekanbaru. Ketika itu tahun 1997.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved