Kuliner di Pekanbaru

WOW, Dari Rp 100 Ribu, Kini Omzet Sostang Mumnay Capai Rp 3,5 Juta Sehari

Harganya yang terjangkau dan rasanya yang enak membuat cemilan yang satu ini memiliki tempat tersendiri bagi para pecinta kuliner.

WOW, Dari Rp 100 Ribu, Kini Omzet Sostang Mumnay Capai Rp 3,5 Juta Sehari
Istimewa
Owner Sosis Kentang Mumnay , Riska Oktafia di depan outletnya saat bazar di Mal Ciputra beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Produk Sosis Kentang (Sostang) merupakan makanan yang banyak digemari, tidak hanya bagi remaja, namun juga bagi para orang dewasa saat ini.

Harganya yang terjangkau dan rasanya yang enak membuat cemilan yang satu ini memiliki tempat tersendiri bagi para pecinta kuliner. 

Peluang ini juga dimanfaatkan oleh seorang pelaku usaha kuliner di Pekanbaru , Riska Oktafia. Bersama keluarga, Riska memulai usahanya sejak tahun 2015 lalu, namun ketika itu ia belum fokus ke makanan Sostang. 

Diceritakan Riska, awal usaha yang ia namai dengan Mumnay tersebut memproduksi Wajik Nenas Riau Puan Melayu , yang berlangsung hingga saat ini. 

"Sostang itu salah satu produk unggulan Mumnay. Awalnya Mumnay memproduksi Wajik Nenas Riau Puan Melayu yang mulai produksi sejak 2015. Tapi hanya untuk produksi rumahan saja, kemudian pada tahun 2016 kita mulai produksi untuk pesanan pelanggan sampai dengan saat ini. Terutama di saat hari raya Idul Fitri," kata Riska kepada Tribunpekanbarutravel.com baru-baru ini.

Selanjutnya ia mencari usaha lain, karena wajik nenas hanya musiman saja permintaannya. Maka dapatlah ia inspirasi Sosis Kentang

"Usaha wajik nenas lebih ke musiman saja, akhirnya saya mencari produk yang bisa dipasarkan secara harian. Tepatnya Juni 2018 saya dapat inspirasi sosis kentang, yang saya namakan Sostang Mumnay ," ujarnya.

Awal berjualan, Riska dan suami berjualan di sekitaran Masjid An Nur Pekanbaru . Selanjutnya ia mencoba untuk ikut bazar hingga saat ini.

"Awalnya saya jualan di kawasan Masjid An Nur Pekanbaru . Kemudian Oktober 2018 saya mencoba untuk ikut bazar dari mal ke mal sampai sekarang. Alhamdulillah, sejak Sostang Mumnay di luncurkan banyak peminatnya," kata Riska.

Lika-liku pada awal berjualan memang cukup menantang, mulai dari modal, hingga persaingan bisnis, serta minat pembeli yang masih belum banyak pada awalnya.

"Saya juga pernah dapat Rp 100 ribuan awalnya. Setelah produk mulai dikenali dan mulai masuk bazar, Alhamdulillah omzet perhari bisa mencapai Rp 3,5 juta," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam proses pembuatan cabang pada satu gerai oleh-oleh Pekanbaru. Namun di rumahnya saat ini juga sudah ada.

"Untuk cabang saat ini masih kita lakukan di rumah. Maret Inshaallah kita akan buka di salah satu gerai oleh-oleh di pekanbaru. Kalau tidak ada halangan nanti kita juga ikut bazar di Living World Pekanbaru pada tanggal 29 Februari hingga 1 Maret 2020," tambahnya.

Sementara itu, saat ini Sostang Mumnay memiliki 2 varian, yakni Sosis Kentang (Sostang) dan Mozarella Kentang (Moztang).

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved