Sukaramai Trade Center

500 Personil Gabungan Dikerahkan Bongkar TPS di Kawasan STC Pekanbaru

Menurut Kasatpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono, pembongkaran tersebut dilakukan terhadap TPS yang sudah dibongkar secara mandiri terlebih dahulu

500 Personil Gabungan Dikerahkan Bongkar TPS di Kawasan STC Pekanbaru
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Satpol PP Kota Pekanbaru bersama instansi terkait lainnya melakukan pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru, Jumat (28/2/2020) pagi. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pihak Satpol PP Kota Pekanbaru bersama instansi terkait lainnya melakukan pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) di kawasan Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru, Jumat (28/2/2020) pagi.

Menurut Kasatpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono , pembongkaran tersebut dilakukan terhadap TPS yang sudah dibongkar secara mandiri terlebih dahulu oleh pedagang.

“Kita membongkar dengan kekuatan sekitar 500 (personil,red) ada Satpol PP, Kepolisian, ada Disperindag, DLHK, ada Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan dan lain sebagainya,” kata Agus kepada Tribunpekanbarutravel.com .

Pertama yang dibongkar, jelas Agus adalah TPS di sepanjang Jalan Hos Cokroaminoto , kemudian dilanjutkan dengan sebagian TPS di Jalan Sudirman.

Menurutnya, mulai tanggal 21 Februari 2020 yang lalu, para pedagang di TPS memang sudah tidak boleh lagi berjualan dan ini sudah melewati masa tenggat.  “Bila ada upaya mediasi saya persilahkan, saya juga ada tim mediasi dan saya juga ada tim penegak hukum,” tambah Agus.

Pada kegiatan itu, ia minta kepada masyarakat pekanbaru agar dapat menciptakan kota ini indah dan nyaman.

“Tempat ini kumuh, tidak representatif kita akan buat yang baik di tengah kota ini, ini adalah Sukaramai Trade Center , ini adalah wajah kota, oleh karenanya semua masyarakat menyadari ini, saya bekerja atas kepentingan umum untuk kita semuanya, membuat kota ini indah, Jalan Sudirman ini ada kawasan tertib lalu lintas, bagaimana kalau misalnya kawasan ini menjadi tempat parkir yang tidak baik, tentu ini juga akan berpengaruh pada penilaian Kota Pekanbaru,” tambah Agus.

Sementara itu, seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya menyesalkan pembongkaran di TPS tersebut, ia berharap pembongkaran dapat dilakukan setelah lebaran, “Kami disuruh masuk ke STC Bulan April, sementara pembongkaran Bulan Februari, berarti ada sekitar dua bulan kami tidak jualan, padahal menjelang lebaran itulah kami bisa dapat untung,” katanya.

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved