Kuliner di Inhil

Nasi Merah Cik Imis di Inhil Bikin Susah Move On

Kuliner masyarakat melayu banjar ini sangat digemari dan selalu menemani di segala suasana

Nasi Merah Cik Imis di Inhil Bikin Susah Move On
Dok Tribun Pekanbaru
Rasa enak dan harga yang terjangkau membuat nasi merah Cik Imis di Jalan Jenderal Sudirman Tembilahan , Kabupaten Indragiri Hilir ini sangat digemari. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, INDRAGIRI HILIR - Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), khususnya Tembilahan dan sekitarnya, tentu saja tidak asing lagi dengan nasi merah . Kuliner masyarakat melayu banjar ini sangat digemari dan selalu menemani di segala suasana, baik itu hari-hari biasa hingga hari besar. 

Tak mengherankan apabila kuliner di Inhil  ini menjamur dan sangat mudah ditemui di Kota Tembilahan.

Namun di antara sekian banyak suguhan nasi merah yang ada di Tembilahan, nasi merah Cik Imis memiliki cita rasa khas dan paling digemari. 

Rahasianya, nasi merah Cik Imis dipadupadankan dengan berbagai macam rempah. Sehingga rasanya begitu berbeda dari rasa nasi merah kebanyakan yang ada di Tembilahan.

Lauk yang disediakan pun berbagai macam. Mulai dari daging ayam, ati, ampela dan telur yang dilumuri dengan saos cabe merah nan lezat khas Cik Imis

Dengan harga Rp 5000 – Rp 15.000 saja, penikmat nasi merah sudah bisa menikmati rasa khas dari nasi merah yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Tembilahan itu. Rasa yang enak dan harga yang terjangkau, membuat nasi merah ini sangat digemari.

Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila nasi merah Cik Imis ini bisa bertahan hampir 25 tahun memanjakan lidah penggemarnya.

Menurut Kamisah Azhar, pemilik nasi merah Cik Imis, nasi merah yang disajikan sedikit dikombinasikan dengan resep nasi briyani khas timur tengah.

Nasi merah Cik Imis dipadupadankan dengan berbagai macam rempah. Sehingga rasanya begitu berbeda dari rasa nasi merah kebanyakan yang ada di Tembilahan
Nasi merah Cik Imis dipadupadankan dengan berbagai macam rempah. Sehingga rasanya begitu berbeda dari rasa nasi merah kebanyakan yang ada di Tembilahan (Dok Tribun Pekanbaru)

Cara ini terinspirasi dari sang ayah yang pernah bersekolah di Mekah selama 7 tahun. Jadilah nasi merah khas banjar dimodifikasi dengan tambahan rempah jahe, kayu manis, bunga lawang dan lainnya. 

Cabe merah yang kental menyerupai saos juga menjadi andalan dari warung nasi merah ini. Begitu pula telur bulat yang telah dimasak dengan bumbu rahasia. Seperti telur yang telah dibacem dengan cita rasa yang pas. Tidak terlalu manis. Sehingga cocok dengan sambal dan nasinya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved