Destinasi Wisata di Riau

Dibangun Tanpa Paku, Inilah Berbagai Keistimewaan Masjid Jami Air Tiris Kabupaten Kampar

Masjid yang terlihat bagai sebuah rumah panggung ini tercatat berdiri sejak tahun 1901

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Satu peninggalan budaya yang masih asri terjaga di Kabupaten Kampar yaitu Masjid Jami Air Tiris yang berada di Desa Tanjung Berulak Kecamatan Kampar. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, KAMPAR - Kabupaten Kampar tidak hanya kaya dengan adat istiadat nya, tetapi juga kaya dengan peninggalan budaya.

Satu peninggalan budaya yang masih asri terjaga yakni Masjid Jami Air Tiris yang berada di Desa Tanjung Berulak Kecamatan Kampar.

Masjid yang terlihat bagai sebuah rumah panggung ini tercatat berdiri sejak tahun 1901.

Dari jauh masjid ini tampak seperti rumah adat jawa dengan arsitektur bangunan atap berbentuk limas dan aksen melengkung tiap ujungnya seperti aksen bangunan bergaya bangunan Sumatera Barat.

Rumah ibadah umat islam ini jadi salah satu bangunan tua peninggalan kebudayaan yang masih berdiri. Bangunan tua yang dibuat dari kayu tersebut hingga kini masih kokoh berdiri meski sudah berumur seratus tahun lebih.

 BACA JUGA : 

Segarnya Menyeruput Kopi Aren di Kodai Kopi Bakayu, Bikin Susah Beranjak

Brand Singapura Harga Lokal, DPenyetz Tawarkan Lebih Dari 50 Menu Kuliner Asli Nusantara

Ada sejumlah cerita yang berkembang ditengah masyarakat terkait bangunan tua ini. Seorang warga Air Tiris bernama Edi bercerita, lokasi masjid pada tahun 2006 lalu pernah dilanda banjir besar.

Namun ajaibnya, bagian bawah masjid dan tiang pancang tidak tersentuh air banjir.

Sebelum tahun tersebut, air Sungai Kampar juga sering meluap dan membanjiri desa karena berada tepat ditepi sungai, namun masjid tidak pernah terdampak banjir, karena itu masjid ini sering menjadi tempat masyarakat untuk berlindung.

Selain itu, masjid ini sempat hendak dibakar penjajah namun tidak bisa terbakar. 

Pengurus Masjid Jami Air Tiris, Amirrudin mengatakan, bangunan masjid yang ada saat ini sempat direhabilitasi pada tahun 1971 lalu karena ada pelapukan.

 Dijelaskannya, keistimewaan masjid dari kayu ini adalah pada tiap batang penyambungnya yang tidak menggunakan paku, melainkan hanya menggunakan pasak kayu.

Satu peninggalan budaya yang masih asri terjaga di Kabupaten Kampar yaitu Masjid Jami Air Tiris yang berada di Desa Tanjung Berulak Kecamatan Kampar.
Satu peninggalan budaya yang masih asri terjaga di Kabupaten Kampar yaitu Masjid Jami Air Tiris yang berada di Desa Tanjung Berulak Kecamatan Kampar. (Istimewa)

Tidak hanya itu keunikan lain yang ada di masjid ini yakni terdapatnya batu berbentuk menyerupai kepala kerbau. Menurut kepercayaan masyarakat batu berbentuk kepala kerbau ini dapat berpindah-pindah sendiri tanpa ada orang yang memindahkan.

Batu tersebut kini teronggok dan terendam oleh air di sebuah bak kecil yang ada disekitar masjid.

"Masyarakat banyak mempercayai air yang merendam batu tersebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Tak jarang orang datang ke masjid membasuh bagian tubuh yang sakit sambil berharap kesembuha," ungkapnya.

BACA JUGA :

Destinasi Wisata Riau Dalam Genggaman, Mari Unduh Aplikasi Dewi

Pesona Teluk Rhu Bengkalis, Indahnya Pantai Berpasir Putih Sepanjang 13 Km

 Amirrudin bercerita, sebelum didirikannya masjid tersebut, dilokasi berdirinya itu sempat menjadi pusat keramaian atau pasar di Kenegerian Air Tiris.

Menurut kisah yang diteruskan secara turun temurun, masjid tersebut dahulunya di dirikan oleh seorang bernama Datuok Ongku Mudo Songkal.

Tokoh masyarakat inilah yang menyatukan alim ulama, tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar bergotong royong membangun masjid.

Pembangunan masjid ini mengikuti filosofi islami, ini terlihat dengan adanya 40 tiang. Jumlah tiang ini mengikut dengan kepercayaan bahwa shalat jumat minimal di ikuti oleh 40 orang jamaah.

Keunikan masjid ini menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kampar , pada hari libur ataupun waktu shalat, masjid selalu ramai dikunjungi.

BACA JUGA : 

Candi Muara Takus, Situs Tua Nan Mempesona

Penumpang Dari Luar Negeri Menurun Hingga Pemberian Kartu HAC, Ini Penjelasan KKP Pekanbaru

Pasar Kaget CFD, Surganya Penikmat Kuliner di Pekanbaru

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved