Kulliner di Riau

Merasakan Manfaat Hutan Pedalaman Riau Lewat Madu Sialang Anak Talang

Proses panen Madu Sialang Anak Talang dilakukan dengan teknik panen lestari dan mengemasnya dengan baik agar manfaat hutan dapat dirasakan.

Merasakan Manfaat Hutan Pedalaman Riau Lewat Madu Sialang Anak Talang
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pawang Madu memanen Madu Sialang 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU – Provinsi Riau menyimpan satu kekayaan alam yang bermanfaat untuk kesehatan. Yakni Madu Sialang . Madu ini begitu terkenal hingga ke negeri jiran.

Bukan hanya karena khasiatnya. Tapi juga karena cerita dan cara pengambilan madunya yang terbilang unik.

Madu ini berasal dari kelompok lebah yang hidup dan bersarang di pohon-pohon Sialang. Pohon Sialang ini memiliki ciri ukuran batang yang besar dan tinggi.

Satu batang bisa berdiameter 100 cm dan tinggi 25- 50 meter. Satu pohon Sialang biasanya bisa dihuni 30-100 koloni sarang. Dimana tiap sarang bisa berisi 10 kilogram madu asli. 

Pohon Sialang sendiri merupakan jenis tumbuhan yang dilindungi. Baik hukum undang-undang pemerintah maupun hukum adat.

Pawang Madu melakukan persiapan untuk memanen Madu Sialang
Pawang Madu melakukan persiapan untuk memanen Madu Sialang (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Proses pengambilan madu terbilang unik. Karena dilakukan oleh sekelompok orang yang biasa disebut pawang madu. Dibutuhkan cara khusus agar anakan madu tidak ikut terperas bersama sarang. Serta agar madu tak berubah menjadi hitam dan asam.

Sarang madu yang menyimpan madu dipanen oleh pawang madu, diturunkan ke tukang sambut. Lalu ditiris untuk diambil madunya.

BACA JUGA : 

Pesona Pasir Berbisik Beting Aceh, Indahnya Sebanding dengan Gili Trawangan NTB

Dibangun Tanpa Paku, Inilah Berbagai Keistimewaan Masjid Jami Air Tiris Kabupaten Kampar

Madu dari pohon memiliki kandungan air yang relatif tinggi sekitar 22 - 24 persen.

Wisatawan banyak yang menjadikan Madu Sialang sebagai oleh-oleh. Sementara proses pengambilan madu, yang kerap disebut menumbai, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved