Bisnis Kopi

Inilah 6 Jenis Produk Kopi ber-SNI yang Telah Diterbitkan Badan Standarisasi Nasional

Indonesia menempati peringkat keempat terbesar di dunia dari segi hasil produksi kopi, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia.

Inilah 6 Jenis Produk Kopi ber-SNI yang Telah Diterbitkan Badan Standarisasi Nasional
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Kopi Nira di Kodai Kopi Bakayu , Jalan Thamrin Pekanbaru. Kopi kini tidak hanya menjadi komoditas industri saja namun juga sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Berdasarkan data The International Coffee Organization (ICO), Indonesia menempati peringkat keempat terbesar di dunia dari segi hasil produksi kopi, setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia. Indonesia juga merupakan negara pengekspor terbesar kelima di dunia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), menunjukkan bahwa nilai ekspor kopi Indonesia pada 2018 adalah 806,8 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 11,5 triliun. 

Kopi saat ini tidak hanya menjadi komoditas industri saja, namun juga sudah menjadi gaya hidup masyarakat modern seiring dengan menjamurnya bisnis coffee shop .

Kopi dari hasil perkebunan Indonesia ini memang tengah digandrungi masyarakat dari berbagai usia dan kalangan. 

Pimpinan Kantor Layanan Teknis (KLT) Badan Standarisasi Nasional (BSN) Riau, Daya Aruna mengatakan, saat ini pihak BSN telah menerbitkan 6 jenis Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk kopi.

Ke-6 SNI tersebut meliputi SNI 01-3542-2004 Kopi bubuk; SNI 2907:2008 Biji Kopi; SNI 7708:2011 Kopi gula krimer dalam kemasan; SNI 2983:2014 Kopi Instan; SNI 4314:2018 Minuman kopi dalam kemasan; serta SNI 8773:2019 Kopi Premiks. 

BACA JUGA : 

Merasakan Manfaat Hutan Pedalaman Riau Lewat Madu Sialang Anak Talang

Segarnya Menyeruput Kopi Aren di Kodai Kopi Bakayu, Bikin Susah Beranjak

Disampaikannya, SNI kopi tersebut harus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai acuan dan jaminan keamanan masyarakat penikmat kopi. “Dari 6 SNI tersebut satu di antaranya merupakan SNI wajib yakni SNI 2983:2014 Kopi Instan," kata Daya Aruna kepada Tribunpekanbarutravel.com ,Kamis (12/3/2020).

Melihat besarnya potensi industri kopi di nusantara, maka tentunya pemerintah memiliki perhatian dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk perkembangan industri kopi di Indonesia. 

"Tentunya petani dan pelaku usaha pun harus mulai sadar akan pentingnya standardisasi dalam tiap aspek produksi kopi," ujar Daya Aruna.

Sampai dengan saat ini, BSN telah membina 707 UMKM. Dari jumlah tersebut, UMKM Kopi yang dibina oleh BSN mencapai 20 UMKM yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Juga ada 4 UMKM yang telah mendapatkan sertifikasi SNI Kopi Bubuk. 

"Empat UMKM tersebut adalah Kopi tunggu tubang Palembang, PD Kapuas Pratama, CV Bintang Harapan, dan PD Sahang Mas (Kopi Benua)," jelasnya.

BACA JUGA : 

Brand Singapura Harga Lokal, DPenyetz Tawarkan Lebih Dari 50 Menu Kuliner Asli Nusantara

Enaknya Pancake Durian, Dibuat Dari 90 Persen Durian Bekualitas

Dibangun Tanpa Paku, Inilah Berbagai Keistimewaan Masjid Jami Air Tiris Kabupaten Kampar

Pesona Teluk Rhu Bengkalis, Indahnya Pantai Berpasir Putih Sepanjang 13 Km

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved