Dampak Virus Corona di Riau

Bisnis Perhotelan Ngos-ngosan Akibat Virus Corona, PHRI Riau Minta Keringanan Pajak ke Pemerintah

Tingkat okupansi saat ini sangat rendah, dari awal bulan Maret hingga tanggal 17 hanya berkisar 26 persen.

Bisnis Perhotelan Ngos-ngosan Akibat Virus Corona, PHRI Riau Minta Keringanan Pajak ke Pemerintah
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Tingkat okupansi hotel di Kota Pekanbaru mulai menurun akibat Virus Corona 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Menindaklanjuti imbauan pemerintah pusat dan  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau agar seluruh pihak ikut melakukan pencegahan Virus Corona,

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau, Nofrizal mengimbau agar seluruh pengelola hotel dan juga restoran untuk menyemprotkan cairan disinfektan di seluruh areal bangunannya.

"Selain itu kita juga minta pengelola menyediakan masker dan juga hand sanitizer ," ujar Nofrizal kepada Tribunpekanbarutravel.com , Rabu (18/3/2020).

Tapi untuk hand sanitizer kata Nofrizal yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru itu, seluruh hotel harus menyediakannya.

"Kemudian kita juga berharap agar hotel ataupun restoran yang sudah berskala besar dapat menggunakan Thermometer Infrared untuk mencegah pengunjung yang memiliki suhu tubuh diatas 38 derajat celcius masuk," katanya.

BACA JUGA : 

Hotel Dafam Pekanbaru Hadirkan Paket Kosan, Cocok Untuk Ajang Kumpul Seru

Pemko Pekanbaru Larang Warga Berkumpul di RTH Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Terkait hal itu, saat ini para pelaku usaha hotel dan juga restoran sangat kesulitan untuk mendapatkan masker, hand sanitizer dan juga Thermometer Infrared di pasaran.

"Walaupun sulit kita harus berusahan mencari alat-alat tersebut. Jadi hal ini harus kita lakukan secara bersama untuk mengantisipasi merebaknya wabah Virus Corona di Riau," ucap Nofrizal.

Menurutnya, Covid-19 sudah sangat berdampak sekali untuk bisnis perhotelan, khususnya di Pekanbaru, karena banyak booking hotel untuk berbagai kegiatan dan acara pernikahan dibatalkan.

BACA JUGA :

Penerbangan Internasional Selama Malaysia Lockdown Masih Ada, ini Penjelasan EGM Bandara SSK II

Halau Bakteri dan Virus, Ace Hardware Living World Pekanbaru Sediakan Beragam Jenis Air Purifier

"Ditambah lagi adanya imbauan dari pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan yang banyak mengumpulkan massa atau kerumunan orang, Sedangkan untuk okupansi saat ini sangat rendah, dari awal bulan Maret hingga tanggal 17 hanya berkisar 26 persen. Rata-rata okupansi hotel bisanya mencapai 50 persen ke atas. Tapi saat ini hanya berkisar 26 persen," ujarnya.

Namun sampai saat ini belum satupun hotel yang merumahkan karyawannya. "Bahkan siswa magang juga sudah ditarik oleh lembaga ataupun sekolah tempat asalnya," ucap Nofrizal.

Oleh karena itu Nofrizal berharap pemerintah memberikan keringanan pajak kepada pelaku hotel dan juga restoran, karena akibat Virus Corona ini banyak dari hotel dan restoran yang ngos-ngosan.

BACA JUGA : 

Siaga Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelindo 1 Pastikan Layanan Tetap Berjalan

Perlombaan Lari Lintas Alam Sumatera Jungle Run di Tahura Ditunda Akibat Virus Corona

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Dinas Kesehatan Pekanbaru Semprotkan Disinfektan di MPP

Begini Cara Dishub Cegah Penyebaran Virus Corona di Pekanbaru

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved