Dampak Virus Corona di Riau

Penerbangan Internasional Selama Malaysia Lockdown Masih Ada, ini Penjelasan EGM Bandara SSK II

Berdasarkan ketentuan Departemen Imigrasi Malaysia, Malaysia tidak menerima semua warga negara non-Malaysia, termasuk memegang visa kerja Malaysia,

Penerbangan Internasional Selama Malaysia Lockdown Masih Ada, ini Penjelasan EGM Bandara SSK II
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas II Pekanbaru melakukan pemeriksaan melalui alat Thermal Scanner atau pendeteksi suhu tubuh terhadap penumpang yang baru datang dari Kuala Lumpur di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Kamis (23/1/2020). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi masuknya Virus Corona. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Meskipun Malaysia  secara resmi sudah melakukan lockdown selama dua pekan ke depan sejak hari Rabu (18/3/2020), namun penerbangan internasional keluar maupun masuk di negeri jiran itu masih ada.

Dijelaskan Executive General Manager (EGM) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Yogi Prasetyo, Kamis (19/3/2020). Penerbangan selama periode lockdown nya negara Malaysia hanya membawa penumpang Malaysia.

Disampaikan Yogi berdasarkan ketentuan Departemen Imigrasi Malaysia, Malaysia tidak menerima semua warga negara non-Malaysia, termasuk memegang visa kerja Malaysia, ekspatriat, visa pelajar, Malaysia rumah kedua saya dan visa turis. Malaysia juga tidak menerima orang yang keluar dari Malaysia pemegang paspor Malaysia

Malaysia menerima orang yang masuk ke negaranya dengan kriteria:

1. Pemegang Paspor Malaysia

2. Pemegang Paspor Diplomatik

3. Permanent Resident (PR) Malaysia

4. Transit orang asing di Malaysia tanpa izin imigrasi

Sedangkan orang yang diperbolehkan keluar dari Malaysia yaitu pemegang paspor Malaysia yang memegang visa kerja asing, visa pelajar asing, visa penduduk tetap asing atau mengikuti pelatihan di luar Malaysia

Dengan catatan, jika mereka pergi setelah 18 Maret 2020 dan berniat untuk kembali sebelum 31 Maret 2020, mereka akan ditolak untuk memasuki Malaysia, mereka harus kembali setelah 1 April 2020.

Sebelumnya, pasca penetapan status siaga darurat bencana non alam Virus Corona, Gubernur Riau Syamsuar instruksikan stop penerbangan dari dan ke Malaysia dan Singapura sebagai upaya Pemerintah Provinsi Riau dalam mencegah penularan virus corona atau Covid-19 di Riau.

Kebijakan ini terpaksa diberlakukan menyusul semakin meluasnya virus corona di sejumlah negara termasuk di Indonesia dan kedua negara tetangga tersebut.

"Tadi sudah saya intruksikan kepala Dinas Perhubungan kita stop saja. Jadi  tidak ada lagi penerbangan kesana (Singapura dan Malaysia)," kata Syamsuar, Selasa (17/3/2020) lalu.

BACA JUGA : 

Tangkal Covid-19, Suhu Tubuh Pengunjung Diperiksa Sebelum Masuk ke Mal Pelayanan Publik Pekanbaru

Perlombaan Lari Lintas Alam Sumatera Jungle Run di Tahura Ditunda Akibat Virus Corona

Begini Cara Dishub Cegah Penyebaran Virus Corona di Pekanbaru

Siaga Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelindo 1 Pastikan Layanan Tetap Berjalan

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved