Dampak Virus Corona di Riau

Cegah Penyebaran Covid-19, Gereja Santa Maria Pekanbaru Gelar Misa Secara Live Streaming

Misa live streaming tersebut dilakukan menyusul penetapan status siaga darurat bencana non alam akibat Virus Corona yang telah ditetapkan Gubri

Cegah Penyebaran Covid-19, Gereja Santa Maria Pekanbaru Gelar Misa Secara Live Streaming
Istimewa
Gereja Katolik Santa Maria A Fatima Jalan A Yani Pekanbaru melakukan misa secara live streaming, Minggu (22/3/2020) 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Gereja Katolik Santa Maria A Fatima Jalan A Yani Pekanbaru melakukan misa secara live streaming, Minggu (22/3/2020). Misa live streaming tersebut dilakukan menyusul penetapan status siaga darurat bencana non alam akibat Virus Corona yang telah ditetapkan Gubernur Riau sejak Senin (16/3/2020) lalu.

Para jemaat bisa menyimak ibadah lewat live streaming youtube dan Facebook. Mereka bisa mengakses kanal youtube dan laman Facebook yang dikelola pengurus Gereja Santa Maria A Fatima sehingga mereka masih bisa melihat tanpa harus keluar rumah.

Sejumlah gereja di Kota Pekanbaru kini meniadakan sementara aktivitas ibadah di dalam gereja. Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) mengimbau untuk meniadakan ibadah di gereja selama dua pekan ke depan.

PGI juga sudah mengeluarkan imbauan kepada semua warga gereja. Hal ini sebagai upaya antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19)

BACA JUGA : 

Cegah Covid-19 di Pusat Perbelanjaan di Riau, Begini Cara APPBI Berikan Rasa Aman ke Pengunjung

Produksi Hand Sanitizer, Relawan Covid-19 Univ Riau Aktifkan Enam Lab di Kampus

Sebagaimana diketahui penetapan status siaga darurat bencana non alam akibat Virus Corona telah ditetapkan selama satu bulan, Penetapan status ini menyusul semakin luasnya wabah Virus Corona di sejumlah negara di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

"Hari ini secara resmi kita tetapkan status siaga darurat selama satu bulan kedepan," kata Gubri Syamsuar usai memimpin rapat membahas penanggulangan penyebaran virus corona bersama bupati dan walikota se Provinsi Riau di Gedung Daerah, Senin (16/3/2020) lalu.

Status ini berlaku mulai 16 Maret hingga 16 April 2020 mendatang. Syamsuar mengatakan, penetapan status tersebut mengingat adanya arahan dari pemerintah pusat yang memberikan kewenangan kepada masing-masing daerah untuk melakukan upaya pencegahan.

BACA JUGA : 

Bisnis Perhotelan Ngos-ngosan Akibat Virus Corona, PHRI Riau Minta Keringanan Pajak ke Pemerintah

Pemko Pekanbaru Larang Warga Berkumpul di RTH Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Perlombaan Lari Lintas Alam Sumatera Jungle Run di Tahura Ditunda Akibat Virus Corona

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved