Destinasi Wisata di Dumai

Kampanyekan Kelestarian Hutan Mangrove, Atuk Wis Hadirkan Batik Bakau di Kota Dumai

Atuk Wis saat ini ia telah memproduksi batik tulis bakau dengan empat macam motif, yakni Motif Bakau Merah, Belukap, Kedabu, dan Api-api

Kampanyekan Kelestarian Hutan Mangrove, Atuk Wis Hadirkan Batik Bakau di Kota Dumai
Dok Tribun Pekanbaru
Darwis Muhamad Saleh atau Atuk Wis memperlihatkan karya Seni Kerajinan Batik Tulis Bakau atau Batik Bakau buatannya di Bandar Bakau Kota Dumai. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Kecintaan seseorang dengan alam bisa dituangkan lewat berbagai cara, mulai dari lagu, tulisan, puisi, karya seni dan lainnya, semua itu dilakukan sebagai bentuk kecintaan terhadap sesuatu yang menurutnya perlu diketahui orang banyak. 

Seperti seorang warga di Kota Dumai ini, Darwis Muhamad Saleh atau yang sering dipanggil Atuk Wis, Kecintaannya terhadap alam terutama tanaman mangrove atau bakau serta kota tempat tinggalnya membuat Atuk Wis menuangkan perasaannya melalui karya Seni Kerajinan Batik Tulis Bakau. 

Bahkan Batik Bakau hasil karyanya bersama sang istri selalu menjadi buah tangan pejabat ketika hendak melakukan kunjungan kerja, ataupun pejabat yang datang ke Kota Dumai, sembari melihat-lihat Hutan Bakau yang masih asri dan terjaga. 

 BACA JUGA : 

Kisah Raja Siantar di Bengkalis, Dipenjara Pemerintah Kolonial Hingga Jadi Guru Ngaji di Pengasingan

Menikmati Menu Sehat Tanpa Penyedap dan Pengawet di Green Smoothie Factory Pekanbaru

Kediaman Atuk Wis berada di Bandar Bakau yang terletak di Jalan Nelayan Laut, Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai , ia memang senang mengambar atau melukis tanaman bakau di kain putih. Lukisan motif tanaman bakau ‎itu nantinya akan menjadi kain batik tulis yang bernilai ekonomis tinggi. 

Ada banyak macam jenis tanaman bakau di kawasan Bandar ‎Bakau yang menjadi inspirasi Atuk Wis untuk menuangkan kecintaannya kepada tanaman Bakau Melalui Karya Seni batik tulis. Dimana, ada sekitar 24 jenis taman Bakau di kawasan Bandar Bakau Dumai ini. 

‎Sembari melukis, Atuk Wis menceritakan bahwa Batik Bakau khas Kota Dumai ini mulai dibuat pada akhir tahun 2019. Hal itu ia lakukan untuk menjadikan Batik Bakau sebagai buah tangan khas dari Kota Dumai. ‎

‎Bukan hanya itu saja, tambahnya, Batik Bakau ini juga dibuat untuk mengkampanyekan pelastarian tanaman bakau lewat karya seni kerajinan, dan memberikan Identitas dan icon batik Kota Dumai

"Menurut saya Dumai belum mempunyai icon atau krajinan khas, makanya Batik Bakau ini bisa saja menjadi icon Kota Dumai, sambil kita mengkampanyekan pelastarian tanaman bakau di Dumai,  Provinsi Riau maupun Indonesia," ujarnya kepada Tribunpekanbarutravel.com belum lama ini. 

 BACA JUGA : 

Sambut Ramadan, Fox Hotel Pekanbaru Akan Sediakan 115 Menu Makanan Setiap Hari

Hotel Dafam Pekanbaru Hadirkan Paket Kosan, Cocok Untuk Ajang Kumpul Seru

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved