BBKSDA Riau

Tim Rescue BBKSDA Riau Berhasil Selamatkan Anak Beruang Dari Jeratan di Kecamatan Batang Gangsal

Tim Balai Besar KSDA Riau berhasil menyelamatkan satwa liar Beruang Madu yang terjerat di Kec Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu

Tim Rescue BBKSDA Riau Berhasil Selamatkan Anak Beruang Dari Jeratan di Kecamatan Batang Gangsal
Dok Balai Besar KSDA Riau
Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau bersama personel Polsek Batang Gansal dan beberapa masyarakat setempat berusaha menyelamatkan satwa liar Beruang Madu yang terjerat di Desa Ringin, Kec Batang Gansal, Kab Indragiri Hulu, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, INHU - Tim Rescue Balai Besar Konservasi Sumer Daya Alam Riau (KSDA Riau), Resort Kerumutan Selatan bersama personel Polsek Batang Gansal dan beberapa masyarakat setempat berhasil menyelamatkan satwa liar Beruang Madu (Helarctos Malayanus) yang terjerat di Desa Ringin, Kec Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu .

Disampaikan Kepala Balai Besar KSDA Riau Suharyono melalui Kepala Bidang KSDA Wilayah 1 Andri Hansen Siregar.

Pada Hari Rabu (25/3/2020) lalu, Tim mendapat Informasi dari masyarakat Desa Ringin adanya anak Beruang Madu di kawasan perkebunan sawit masyarakat yang terjerat.

Setelah tim melakukan persiapan peralatan, sekitar jam 16.15 Wib, Tim berangkat menuju ke lokasi di RT 04 Desa Ringin, Kec Batang Gansal, Kab Indragiri Hulu.

Sekitar jam 18.14 wib, tim tiba di lokasi. Berhubung hari sudah semakin gelap, tim didampingi masyarakat dan Polsek Batang Gangsal, langsung menuju ke lokasi terjeratnya seekor satwa anak beruang untuk melakukan pengecekan keadaan satwa tersebut.

BACA JUGA : 

Dapat Laporan Penampakan Harimau di Danau Buatan, BBKSDA Riau Cek ke Lokasi, Inilah Hasilnya

Sampaikan Edukasi Konservasi, BBKSDA Riau Ajak Murid SMP Lihat Berbagai Satwa di Kandang Transit

"Saat itu tim kesulitan untuk melakukan pelepasan dikarenakan masih ada induk beruang yang menunggu di tempat tersebut,” jelas Hansen.

Dilanjutkannya, tim memutuskan untuk mundur, dengan pertimbangan, hari sudah malam dan beresiko tinggi. Tim memutuskan untuk melanjutkan evakuasi esok harinya sekaligus menunggu bantuan tim medis dari Balai Besar KSDA Riau .

“Tim memberikan edukasi dan penjelasan kepada Kepala Desa, agar dapat mengimbau masyarakat tidak ada lagi yang memasang jerat untuk jenis satwa apapun, karena hal itu telah dilarang oleh pemerintah,” kata Hansen.

Keesokan harinya, Kamis (26/3/2020), tim bersama Kanit Intel Polsek Batang Gangsal, Firman dan masyarakat melanjutkan evakuasi, setelah terlebih dahulu mempersiapkan peralatan medis.

BACA JUGA : 

Kampanyekan Kelestarian Hutan Mangrove, Atuk Wis Hadirkan Batik Bakau di Kota Dumai

Lawan Covid-19, Halodoc Jalin Kerjasama Layanan Medis Jarak Jauh Dengan Blibli

Langkah awal yang  dilakukan adalah, menghalau induk Beruang yang masih menunggu anaknya. Setelah induk beruang menjauh, tim segera melakukan penanganan terhadap anak beruang yang terjerat dengan cara memegang tubuh satwa secara bersama-sama tanpa pembiusan lalu memotong simpul yang mengikat kaki depannya.

Setelah kaki kiri depan satwa terbebas dari jeratan tali tambang jenis nylon, dengan terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi luka pada kaki yang terjerat tidak luka, masih superfisial maka tim medis merekomendasikan untuk dapat melepas satwa tersebut untuk kembali pada induknya.

“Berdasarkan pemantauan tim, anak beruang yang berumur sekitar satu tahun langsung berlari dan kembali bersama induknya. Selanjutnya tim bersama anggota Polsek dan masyarakat langsung melakukan penyisiran jerat yang ada disekitar kebun sawit tersebut, dan berhasil mendapatkan 3 unit jerat tambang nylon,” ujar Hansen.

BACA JUGA : 

Pasca Penerapan Social Distancing, Kunjungan ke Mal di Pekanbaru Menurun, Jam Operasional Dikurangi

Gunakan Drone, Polresta Pekanbaru Semprotkan 60 Liter Disinfektan di Kecamatan Pekanbaru Kota

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Samsat Simpang Tiga dan Kota Dilengkapi Dengan Bilik Disinfektan

Cegah Covid-19 di Pusat Perbelanjaan di Riau, Begini Cara APPBI Berikan Rasa Aman ke Pengunjung

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved