BBKSDA Riau

Gelar Operasi Penertiban, Balai Gakkum LHK Selamatkan 10 Satwa Dari Perdagangan di Siak Hulu

Saat ini barang bukti berupa Owa (4 ekor), Lutung (3 Ekor) dan Kera Ekor Panjang (3 Ekor) telah dititipkan ke Balai Besar KSDA Riau untuk diobservasi

Gelar Operasi Penertiban, Balai Gakkum LHK Selamatkan 10 Satwa Dari Perdagangan di Siak Hulu
Dok Balai Besar KSDA Riau
Satu anak Owa dan satu anak Lutung dititipkan di Balai Besar KSDA Riau sebagai barang bukti, Rabu (1/4/2020) 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau (KSDA Riau) menerima satwa titipan dari Seksi Wil II, Balai Gakkum LHK Wil Sumatera, Rabu (1/3/2020).

Penitipan tersebut dilaksanakan setelah sehari sebelumnya dilakukan gelar perkara tindak pidana terhadap tumbuhan dan satwa liar (TSL) oleh Seksi Wil II, Balai Gakkum LHK Wil Sumatera.

Gelar perkara tersebut dihadiri oleh pihak Polda Riau, Balai Besar KSDA Riau dan pihak Gakkum LHK.

Kegiatan operasi penertiban TSL oleh Balai Gakkum LHK Wilayah II Sumatera dilakukan pada hari Senin, (30/3/2020) di Jalan Lintas Pekanbaru – Sungai Pagar, Kec Siak Hulu, Kab Kampar.

BACA JUGA : 

Tiga Hari Terjerat di Teluk Meranti, Harimau Betina ini Akhirnya Dievakuasi ke Dharmasraya

Harimau yang Terjerat di Kawasan HTI di Pelalawan Diberi Nama Corina, Begini Kondisi Terakhirnya

Saat operasi penertiban ditemukan kegiatan perdagangan sebanyak 2 ekor owa dan 2 ekor Lutung serta berhasil mengamankan seseorang berinisial TA (26), namun tiga orang pelaku lainnya yang merupakan sumber awal satwa melarikan diri.

Setelah itu, dilakukan penyitaan di rumah TA dan diamankan 1 ekor Lutung dan 1 ekor Owa. Sedang dirumah lainnya diamankan 1 ekor Owa dan 3 ekor Kera Ekor Panjang serta 1 buah motor.

Total terdapat 10 satwa yang menjadi barang bukti, yaitu Owa (4 ekor), Lutung (3 Ekor) dan Kera Ekor Panjang (3 Ekor) telah dititipkan ke Balai Besar KSDA Riau untuk diobservasi di klinik transit Balai Besar KSDA Riau dikarenakan satwa masih kecil, bahkan ada yang masih bayi, yaitu 1 Owa dan 1 Lutung.

Untuk 3 Kera Ekor Panjang jika memungkinkan akan segera dilakukan pelepasliaran mengingat satwa tersebut tidak dilindungi, sedang untuk satwa dilindungi lainnya masih dititipkan di Balai Besar KSDA Riau sebagai barang bukti.

BACA JUGA : 

Peminat Kopi Liberika Meranti Banyak di Negara Tetangga, Namun Sepi di Negeri Sendiri

Dibangun 100 Tahun Lalu, Masjid Jami Arruhama Kepulauan Meranti Miliki 9 Pintu Perlambang Wali Songo

Sampaikan Edukasi Konservasi, BBKSDA Riau Ajak Murid SMP Lihat Berbagai Satwa di Kandang Transit

Pernah Menjadi Tempat Pemandian Putri Raja, Begini Sejarah Dibalik Keindahan Danau Raja Inhu

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved