Destinasi Wisata di Siak

Istana Peraduan, Warisan Pusaka Kesultanan Siak

Rumah kediaman Kesultanan Siak atau dikenal dengan Istana Peraduan merupakan tempat peristirahatan Sultan Syarif Kasim II.

Istana Peraduan, Warisan Pusaka Kesultanan Siak
Dok Tribun Pekanbaru
Istana Peraduan berada di dalam kompleks Istana Siak , Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak , Siak Sri Indrapura 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Rumah kediaman Kesultanan Siak atau dikenal dengan Istana Peraduan di Kabupaten Siak merupakan tempat peristirahatan Sultan Syarif Kasim II .

Rumah yang berada di sisi kiri bangunan Istana Siak itu baru dipugar awal tahun 2020 lalu sehingga terlihat lebih bersih dan kokoh,  namun tetap bergaya abad ke 19.

Banyak perkakas antik yang dapat ditemukan di istana itu. Seperti perkakas rumah tangga Kesultanan Siak, guci dan lain-lain.

Satu yang paling unik adalah tulisan berbahasa Arab yang terpajang di bagian dinding depan bangunan. Dalam bahasa Indonesia arti tulisan itu adalah "Hanya Allah yang Maha Penolong".

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni beberapa waktu lalu, tulian Arab di sana sangat otentik sejak zaman kesultanan, yang juga masih ada hingga sekarang.

Dijelaskannya, tulisan Arab itu merupakan suatu kelebihan dan keunikan Istana Peraduan . Istana Peraduan itu, kata dia, menandakan sebagai rumah yang ditempati oleh keluarga Sultan, sedangkan Istana Asserayah Alhasyimiyah (matahari timur) adalah kantor pemerintahannya.

"Sedangkan tulisan arab itu menunjukkan betapa alimnya sultan kita. Negosiasi untuk kehidupan dalam pemerintahannya bukan bersandar kepada kolonial namun hanya bersandar kepada Allah," kata dia.

BACA JUGA : 

Tangsi Belanda Reborn, Kemegahan Kolonial di Kampung Benteng

Kedai Nasi Bu Yanti di Kabupuaten Siak , Juaranya Asam Pedas Tapah dan Juaro Panggang

Istana Peraduan Kesultanan Siak didirikan pada 1915 silam. Sebagian material bangunannya didatangkan dari Eropa, seperti engsel pintu made in Belgia tahun 1902. Engsel pintu itu masih ada saat ini.

Istana ini digunakan sebagai tempat peristirahatan Sultan Syarif Kasim II (sultan terakhir). Setelah Sultan Syarif Kasim II meninggal dunia, istana peraduan sempat ditempati keluarga Syarriefah Soud dan Syariefah Faizah.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved