Dampak Virus Corona di Riau

Antisipasi Kelangkaan, RS Awal Bros Grup Bersama Relawan Produksi APD Untuk Tim Medis

Karena sulit dijumpai dan harganya yang mahal, maka pihak RS Awal Bros berinisiatif untuk membuat APD sendiri

Antisipasi Kelangkaan, RS Awal Bros Grup Bersama Relawan Produksi APD Untuk Tim Medis
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Relawan sedang menjahit hazmat suit (Hazardous Material Suit) di workshop pembuatan APD di Ruangan Ortotik Prostetik RS Awal Bros A Yani . 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Rumah Sakit (RS) Awal Bros bekerjasama dengan Rumah Jahit Sangira dan para relawan dari berbagai kalangan berkolaborasi membuat alat pelindung diri (APD) untuk para tim medis di RS Awal Bros Grup di Provinsi Riau .

Workshop pembuatan APD tersebut dilakukan di Ruangan Ortotik Prostetik RS Awal Bros A Yani .

Disampaikan Juru Bicara Harian Covid-19 RS Awal Bros Grup dr Dedi Agusmar, workshop untuk pembutan APD diadakan sejak seminggu yang lalu ketika Virus Corona atau Covid-19 mulai merebak di Provinsi Riau , sementara itu semua APD sangat sulit untuk dijumpai.

“Kalau adapun harganya sudah gila-gilaan, yang dulu Surgical Face Mask harganya dulu hanya Rp 25 ribu/box, isinya 50 pcs, sekarang harganya melonjak hingga Rp 500 ribu/box, nah sedangkan kebutuhan kita untuk menata laksana pasien itu sangat banyak,

mulai dari petugas cleaning service, sekuriti, perawat, dokter umum, dokter spesialis, itu sudah berapa lembar satu hari,sehingga kita butuh dalam skala yang banyak,” kata Dedi kepada Tribunpekanbarutravel.com di Media Center Covid-19, RS Awal Bros A Yani , Senin (6/4/2020).

BACA JUGA : 

Tanggap Covid-19, FKA ESQ 165 Riau Bagikan 105 Paket Bahan Pokok di Sejumlah Titik di Pekanbaru

Pertamina Delivery Service, Telepon 135, BBM dan Elpiji Langsung Diantar ke Rumah

Dijelaskannya karena sulit dijumpai dan harganya yang mahal maka pihak RS Awal Bros berinisiatif untuk membuat APD sendiri, “contoh yang telah kita buat adalah face shield atau pelindung wajah, ini kriterianya bahannya harus tahan terhadap air, karena pola penyebaran wabah Covid-19 ini adalah droplet , ketika ia bersin atau batuk, tersembur dari rongga hidung atau rongga mulut itu bisa menyebar, sehingga harus dilindungi dengan bahan yang tahan terhadap air,” ujarnya.

Relawan sedang menjahit hazmat suit (Hazardous Material Suit) di workshop pembuatan APD di Ruangan Ortotik Prostetik RS Awal Bros A Yani .
Relawan sedang menjahit hazmat suit (Hazardous Material Suit) di workshop pembuatan APD di Ruangan Ortotik Prostetik RS Awal Bros A Yani . (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Dilanjutkan Dedi, pihaknya juga pernah membeli hazmat suit (Hazardous Material Suit) dengan harga Rp 500 ribu/pcs, dalam satu shift, tim medis yang berdinas seperti perawat hingga dokter spesialis bisa mencapai 10 orang lebih, lalu dilanjutkan lagi dengan shift-shift berikutnya.

“Itu sekali pakai harus langsung dibuang, kalau sempat kita rata-ratakan saja dalam satu hari kita pakai 50 stel, kita kali Rp 500 ribu, itu Rp 25 juta satu hari, karena itu dari RS Awal Bros Grup mencanangkan untuk membuat workshop sendiri memproduksi APD,” kata Dedi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved