Dampak Virus Corona di Riau

Imbas Pandemi Covid-19, Penjualan Kerupuk Bawang Khas Inhu Merosot Hingga 50 Persen,

Selama satu bulan terakhir ini penjualan kerupuk bawang turun hingga 50 persen. Akibatnya, pelaku usaha terpaksa mengurangi tenaga kerja

Imbas Pandemi Covid-19, Penjualan Kerupuk Bawang Khas Inhu Merosot Hingga 50 Persen,
Dok Tribun Pekanbaru
Penjualan kerupuk bawang yang menjadi oleh-oleh khas di Kabupaten Indragiri Hulu ikut terkena imbas pandemi Virus Corona . 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, INHU - Usaha kerupuk bawang yang menjadi oleh-oleh khas di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ikut terkena imbas pandemi Virus Corona atau Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Selama satu bulan terakhir ini penjualan kerupuk bawang turun hingga 50 persen. Akibatnya, pelaku usaha terpaksa mengurangi tenaga kerja untuk menekan biaya produksi.

Hal ini disampaikan seorang pengelola Kerupuk Bawang Bina Karya di Rengat bernama Heni. Dikatakannya, produksi kerupuk bawangnya menurun dari hari-hari biasa.

"Selama 14 hari kemarin daya beli masyarakat sangat rendah, mungkin karena masyarakat tidak ada yang bepergian jadi tidak ada yang membeli kerupuk bawang untuk dijadikan oleh-oleh," kata Heni kepada Tribunpekanbarutravel.com . Rabu (8/4/2020).

Kerupuk bawang terkenal sebagai oleh-oleh khas Rengat . Berkurangnya mobilitas warga dari luar maupun dari dalam Kota Rengat berdampak pada penjualan kerupuk bawang.

BACA JUGA : 

Terkena Dampak Covid-19, Pelaku Usaha Hotel dan Restoran di Pekanbaru Berharap Keringanan Pajak

Rumah Lontiok Kabupaten Kampar, Jarang Tampak di Kota, Namun Tetap Eksis di Perkampungan

Kondisi terberat yang dirasakan Heni terjadi selama dua minggu belakangan. "14 hari kemarin itu rasanya berat sekali, namun sekarang sudah mulai agak naik. Masyarakat tampaknya mulai bepergian," kata Heni.

Dilanjutkannya, penjualan produk kerupuk bawang yang menurun membuat pengelola harus menurunkan biaya produksi dengan pengurangan tenaga kerja mereka.

Heni menjelaskan setidaknya ada empat orang yang bekerja memproduksi kerupuk bawang miliknya. Namun karena kondisi saat ini tinggal satu orang saja yang bekerja. 

Selain itu, menjelang lebaran Kerupuk Bawang Bina Karya biasanya meningkatkan jumlah produksinya guna memenuhi permintaan konsumen yang sangat banyak.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved