Komunitas

Air Molek Hip Hop, Wadah Pecinta Hip Hop di Indragiri Hulu

Lewat komunitas ini, genre musik rap dikenal di salah satu wilayah di Kabupaten Indragiri Hulu

Air Molek Hip Hop, Wadah Pecinta Hip Hop di Indragiri Hulu
Istimewa
Bangger (tengah) bersama teman-temannya yang tergabung dalam Air Molek Hip Hop 

TRIBUNPEKANBARUTRVEL.COM, INHU - Air Molek Hip Hop sudah berdiri cukup lama. Lewat komunitas ini, genre musik rap dikenal di salah satu wilayah di Kabupaten Indragiri Hulu . Awalnya, hip hop masih dianggap aliran musik yang asing.

M. Regi Saputra bersama lima temannya mengawali pengenalan hip hop di Air Molek pada 2012. Kala itu, masih bernama MKMC. Singkatan dari Molek Master of Ceremony.

"MK diambil dari Molek. MC itu kita pikir (hip hop) seperti MC (Master of Ceremony) gitu," ungkap Bangger, sapaan akrabnya beberapa waktu lalu. 

Tahun itu menjadi masa paling sulit bagi Bangger dan kawan-kawan. Mereka mengagendakan sebuah acara dengan mengundang rapper dari Batam. Namun acara itu batal.

"Acara itu batal. Padahal sudah dipublish, malulah," ungkap pria Air Molek ini. Kala itu, MKMC tersisa tiga orang. Tiga personil lain hengkang. Lalu tahun berikutnya, 2013, MKMC berubah nama menjadi Air Molek Hip Hop .

Air Molek Hip Hop saat Rap Competition se Riau beberapa waktu lalu
Air Molek Hip Hop saat Rap Competition se Riau beberapa waktu lalu (Istimewa)

Menurut Bangger, komunitas ini masih sebatas penikmat lagu rap. Aktivitas mereka diunggah di media sosial. "Di situ, kita masih ADM-lah. Artis Dunia Maya," katanya berseloroh.

Memasuki 2014, barulah Air Molek Hip Hop mulai membuat lagu. Menurut dia, pecinta hip hop harus bisa membuat lagu sendiri. Karya mereka belum diterima publik karena dinilai budaya luar.

BACA JUGA : 

Indonesian Hotel General Manager Association Siap Sediakan Ratusan Hotel untuk Tenaga Medis

Rindu Masakan Hotel? Ini Menu yang Bisa Dipesan Dari Rumah

"Kita diledekin. Apa itu hip hop. Sampai-sampai malu keluar rumah. Kalau mau ke sekolah aja baru keluar rumah," ujar Bangger. Ia dan teman-temannya tidak putus asa.

Lalu muncul ide untuk menciptakan lagu rap yang berlirik tentang lokal. Mereka membuat lagu tentang SMK Negeri 1 Pasir Penyu, tempat mereka sekolah. Ide ini terinspirasi dari Alfred Phobia dari Siantar Rap Foundation yang membuat lagu tentang kampusnya Universitas Riau .

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved