PSBB di Pekanbaru

Cegah Covid-19, Bank Indonesia Karantina Uang Rupiah 14 Hari Sebelum Diedarkan.

Kebutuhan tersebut telah memerhatikan antisipasi kebutuhan selama bulan Ramadan, libur Idulfitri, serta kebijakan dan stimulus pemerintah

Cegah Covid-19, Bank Indonesia Karantina Uang Rupiah 14 Hari Sebelum Diedarkan.
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Suasana di Bank Indonesia (BI), Kantor Perwakilan Riau, Pekanbaru beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Bank Indonesia menyiapkan kebutuhan uang tunai (outflow) sebesar Rp157,96 triliun pada periode Ramadan/Idulfitri 1441 H.

Kebutuhan tersebut telah memerhatikan antisipasi kebutuhan selama bulan Ramadan , libur Idulfitri, serta kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi Covid-19, termasuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Disampaikan Kadiv Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR) Layanan Administrasi Bank Indonesia Perwakilan Riau , Asral Mashuri, dari Rp 157,96 triliun tersebut, untuk Riau periode Ramadhan/Idul Fitri, 27 April sampai H-1 tanggal 20 Mei disiapkan uang tunai Rp 5,5 triliun.

"Sedangkan kebutuhan uang tunai (outflow) tertinggi pada periode Ramadan/Idulfitri tahun ini terjadi di daerah Jabodetabek yang diprakirakan sebesar Rp38,0 triliun," ujar Asral baru-baru ini.

BACA JUGA : 

Tidak Diadakan Tahun ini Akibat Covid-19, Begini Sejarah Festival Lampu Colok di Pulau Bengkalis

Mitra UMKM di Alfamart dan Alfamidi Tidak Perlu Bayar Uang Sewa Hingga Mei

Dalam mencegah perluasan penyebaran Covid-19 , Bank Indonesia senantiasa mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code Pembayaran dengan standar QRIS (QR Code Indonesian Standard).

Berbeda dari tahun sebelumnya, memerhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dalam memitigasi penyebaran Covid-19,

layanan penukaran uang kepada masyarakat hanya disediakan melalui loket di bank. Bank Indonesia telah berkoordinasi dan meminta perbankan, agar dalam memberikan layanan dimaksud menegakkan protokol pencegahan Covid-19 pada masa PSBB secara ketat yang telah ditetapkan pemerintah.

Protokol dimaksud antara lain penggunaan masker, pemindaian suhu tubuh, dan penerapan physical distancing.

BACA JUGA :

Ngabuburit Sambil Belajar Berkuda di Horse Power Tambusai, Dipandu Langsung Coach Berpengalaman

Dapatkan Diskon Sampai 25 Persen di Program Gramedia Ramadan 2020

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved