Dampak Virus Corona di Riau

Pendapatan Nol Rupiah, Pengusaha Biro Perjalanan Banyak Banting Setir ke Kuliner

Physical distancing membatasi lingkup gerak masyarakat, yang kemudian berimbas pada merosotnya pemasukan para pebisnis di sektor jasa perjalanan.

Pendapatan Nol Rupiah, Pengusaha Biro Perjalanan Banyak Banting Setir ke Kuliner
Istimewa
Ketua Asosiasi Tour dan Travel Agency (ASITA) Riau, Dede Firmansyah. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Dampak ekonomi pandemi Covid-19 hampir dirasakan disemua lini. Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Riau,

Dede Firmansyah, mengungkapkan, bisnis di sektor jasa khususnya travel dan biro perjalanan di Riau paling sangat terdampak.

Dede menjelaskan, bisnis jasa tour dan perjalanan merupakan sektor bisnis yang membutuhkan adanya keramaian ataupun kerumunan massa di suatu lokasi.  

Di tengah wabah pandemi ini, physical distancing akhirnya membatasi lingkup gerak masyarakat, yang kemudian berimbas pada merosotnya pemasukan para pebisnis di sektor jasa perjalanan ini. 

BACA JUGA :

Puluhan Miliar Omzet Pusat Perbelanjaan di Riau Hilang Jelang Lebaran, Dampak Pandemi Covid-19

Tidak Sesuai Rencana, Tol Pekanbaru-Dumai Belum Bisa Dilewati Pemudik, Ini Penyebabnya

Angka kunjungan wisatawan, perjalanan nyaris ke titik nadir. Dede berharap, pemerintah selain mengutamakan keselamatan masyarakat, juga bisa menilik dampak ekonomi di Indonesia.

“Dampaknya bisnis tak bergerak, pendapatan nol rupiah. Ada di antara rekan-rekan saat ini yang sudah tidak lagi bisa bertahan dengan kondisi saat ini.

Ada juga yang banting setir kepada sektor usaha lain, karena tidak bisa mengandalkan usaha ini sementara waktu,” kata Dede, Kamis (7/2/2020)

Menurutnya peninjauan dampak ekonomi di tengah pandemi Covid-19 sangat penting, karena pengeluaran tidak berbanding lurus dengan pemasukan.

Maka dari itu harus dilakukan peninjauan, untuk bisa memperkirakan langkah yang akan diambil selanjutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved