BBKSDA Riau

Seekor Bayi Kukang Diserahkan ke BBKSDA Riau, Ditemukan Saat Membuka Perkebunan di Perbatasan

Bayi Kukang ditemukan oleh para pekerja kebunnya saat keluarganya membuka perkebunan di perbatasan Riau-Jambi.

Seekor Bayi Kukang Diserahkan ke BBKSDA Riau, Ditemukan Saat Membuka Perkebunan di Perbatasan
Tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Seekor bayi kukang dirawat di klinik satwa Balai Besar KSDA Riau , Senin (11/5/2020) (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky) 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Seekor bayi Kukang (Nycticebus coucang) dirawat di Klinik Satwa Riau'>Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Senin (11/5/2020). 

Kukang berumur dua bulan tersebut sebelumnya diserahkan oleh seorang warga Pekanbaru bernama Bellatramy Ingga Chen pada hari Kamis, 30 April 2020 lalu.

Bayi Kukang ditemukan oleh para pekerja kebunnya saat keluarganya membuka perkebunan di perbatasan Riau - Jambi.

BACA JUGA :

Buaya yang Terkam Nelayan di Perairan Teluk Lanus Ditangkap dan Dibunuh, Ini Tanggapan BBKSDA Riau

Tim Rescue BBKSDA Riau Berhasil Selamatkan Anak Beruang Dari Jeratan di Kecamatan Batang Gangsal

Setelah para pekerja menunggu beberapa hari, induk bayi Kukang tidak juga mengambil anaknya.

Para pekerja lalu menyerahkan Kukang ke keluarga  Bella dan akhirnya Kukang itu diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau .

Seekor bayi kukang dirawat di klinik satwa Balai Besar KSDA Riau , Senin (11/5/2020)
Seekor bayi kukang dirawat di klinik satwa Balai Besar KSDA Riau , Senin (11/5/2020) (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Kukang adalah salah satu spesies yang penyebarannya di Indonesia meliputi pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan.

Kukang tergolong satwa pemakan segala (omnivora), seperti  primata lainnya pakan utama adalah buah-buahan dan dedaunan.

Namun di habitat aslinya, Kukang juga memakan biji-bijian, serangga, kadal, mamalia kecil dan telur burung.

BACA JUGA : 

FOTO : BBKSDA Riau Rawat Dua Anak Kucing Hutan yang Ditemukan Warga

Sampaikan Edukasi Konservasi, BBKSDA Riau Ajak Murid SMP Lihat Berbagai Satwa di Kandang Transit

Populasi kukang di alam saat ini terus menurun disebabkan perusakan habitat, serta penangkapan yang terus berlangsung dan tidak terkendali untuk diperdagangkan sebagai hewan peliharaan.

Seekor bayi kukang dirawat di klinik satwa Balai Besar KSDA Riau , Senin (11/5/2020) .
Seekor bayi kukang dirawat di klinik satwa Balai Besar KSDA Riau , Senin (11/5/2020) . (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Akibatnya kukang sekarang termasuk spesies yang terancam dan dilindungi Undang-undang dalam Konvensi CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora) Appendix I (2017) dengan status vulnerable (rentan).

BACA JUGA :

Kandang Harimau Corina Dilengkapi Empat Lampu Penghangat, Kondisinya Semakin Membaik

Tiga Hari Terjerat di Teluk Meranti, Harimau Betina ini Akhirnya Dievakuasi ke Dharmasraya

 

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved