Karhutla di Riau

Seribu Hektare Lebih Lahan di Riau Sudah Terbakar Sejak Awal 2020, Waspada Musim Kemarau

Yang paling luas terdapat di Kabupaten Bengkalis, yakni 337 hektare. Kemudian disusul Kabupaten Inhil 284 hektare dan Kabupaten Siak 165 hektare.

Seribu Hektare Lebih Lahan di Riau Sudah Terbakar Sejak Awal 2020, Waspada Musim Kemarau
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Kebakaran lahan terjadi di Jalan Nelayan, Kelurahan Sri Meranti , Kecamatan Rumbai, Pekanbaru beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Sejak awal tahun 2020 hingga 10 Mei 2020, luas lahan terbakar di Provinsi Riau sudah mencapai 1.155 hektare.

Yang paling luas terdapat di Kabupaten Bengkalis, yakni 337 hektare. Kemudian disusul Kabupaten Inhil 284 hektare dan Kabupaten Siak 165 hektare.

Setelah itu di Kota Dumai dengan luas 110 hektare, Kabupaten Pelalawan 84 hektare, Kabupaten Rohil 52 hektare,

Kabupaten Inhu 45 hektare, Kabupaten Meranti 41,2 hektare, Kabupaten Kampar 20 hektare, dan yang terakhir yaitu Kota Pekanbaru 15 hektare.

BACA JUGA :

Cegah Karhutla, Patroli Terpadu Akan Operasikan 32 Posko di Riau

FOTO : Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla di Provinsi Riau Tahun 2020

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Minggu (10/5/2020) mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Riau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Sebab saat ini Riau sedang dilanda musim kering. Sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) semakin mudah terjadi.

Tim gabungan berusaha memadamkan kebakaran lahan di Jalan Nelayan , Kecamatan Rumbai Pesisi Pekanbaru, Rabu (26/2/2020)
Tim gabungan berusaha memadamkan kebakaran lahan di Jalan Nelayan , Kecamatan Rumbai Pesisi Pekanbaru, Rabu (26/2/2020) (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

"Kami imbau sekali lagi, masyarakat dan koorporasi jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari sama-sama kita jaga lingkungan kita. Karena kalau alam kita jaga, maka alam juga akan menjaga kita," ujarnya.

BACA JUGA : 

Lawan Covid-19, Komunitas Penikmat Kopi Hitam Pekanbaru Berikan Ratusan APD ke Tim Medis

Pemijat Tunanetra di Pekanbaru Kehilangan Penghasilan, Butuh Bantuan di Tengah Pandemi Covid-19

Edwar menambahkan, saat ini untuk perkuatan helikopter baik patroli dan water bombing, ada sebanyak 7 unit. Baik dari BNPB, KLHK, dan BKO dari perusahaan.

"Saat ini semua pasukan dan helikopter sudah kita stand by kan jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran lahan.

Kita juga sudah mensiagakan 32 Posko terpadu yang terbesar di seluruh Provinsi Riau," katanya.

Selain itu, sejak Januari hingga saat ini Satgas Gakkum Karhutla Riau juga sudah menangani sebanyak 34 kasus yang terkait dengan Karhutla di Riau. Dengan jumlah tersangka sebanyak 41 orang.

BACA JUGA : 

Pendapatan Nol Rupiah, Pengusaha Biro Perjalanan Banyak Banting Setir ke Kuliner

Usai Latihan Penanggulangan Karhutla, Para Mahasiswa ini Langsung Mendaftar di Posko Relawan

Siaga Karhutla, Relawan Unilak Terima Pelatihan Pemadaman Dari Tim Fire Management PT RAPP

Harga Daging Ayam Mulai Merangkak Naik Selama Masa PSBB di Pekanbaru, Telur Ayam Justru Turun

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved