Destinasi Wisata di Siak

Disulap Jadi RTH, Lahan Bekas Kantor Camat Sungai Apit Menjelma Menjadi Taman yang Indah

Taman ini merupakan program Ruang Terbuka Hijau (RTH) dari Bidang Pertamanan, Dinas PU Tarukim.

Dok Tribun Pekanbaru
Bunga-bunga mulai bermekaran di RTH Sungai Apit, Selasa (16/6/2020). RTH ini dibangun pada 2019 dan bakal dilanjutkan pada 2020 ini untuk sejumlah fasilitas penunjang 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Lahan pada bekas Kantor Camat Sungai Apit kini menjelma menjadi taman yang indah. Taman ini merupakan program Ruang Terbuka Hijau (RTH) dari Bidang Pertamanan, Dinas PU Tarukim.

"Ini menjadi sarana untuk penampilan bakat anak-anak di Sungai Apit . Karena di RTH ini juga kita bangun fasilitas untuk berkegiatan," kata Bupati Siak Alfedri , Selasa (16/6/2020).

Ia menyampaikan, pembangunan RTH ini belum sepenuhnya lengkap. Rencananya tahun ini bakal ditambah dengan sejumlah fasilitas lainnya agar RTH seluas
2.800 meter persegi ini berungsi dengan baik.

"Anak anak bisa bermain sesuai hobinya di sini. Warga juga bisa berjalan-jalan dan berolahraga di taman ini. Apalagi posisi taman di tengah-tengah keramaian warga," kata dia.

BACA JUGA :

Humaira Snack and Dimsum Pekanbaru Sajikan Dimsum Berkualitas, Isian Lebih Padat dan Lembut Dikunyah

Gramedia Hadirkan Diskon 15 Persen Pakai Kartu Debit BTN

Menurut Alfedri, pembanguan RTH ini sudah dimulai sejak 2019 dengan anggaan Rp 862 juta. Namun, anggaran itu hanya cukup untuk pembangunan tamannya saja. Sedangkan fasilitas lainnya seperti untuk olahraga akan dilengkapi pada tahun ini.

"Kendati demikian warga sudah merasakan manfaat RTH ini. Efeknya juga sudah ada, lokasi menjadi ramai dan UMKM di sekitar juga terberdayakan," lanjut Alfedri.

Ia melanjutkan, RTH ini ramai dikunjungi warga pada pagi dan sore hari. Suasana itu memberi peluang bagi warga untuk menjual jajaran ringan.

"Sosialisasi kita hanya bagaimana warga dapat menjaga taman itu. Seperti tidak membuang sampah pada sembarangan tempat. Karena itu kita juga sudah siapkan tempat sampah di RTH," kata dia.

BACA JUGA :

Mengenang Perlawanan Terhadap Kolonial, Pemkab Siak Akan Bangun Monumen Perang Guntung

Meja Bersejarah di Istana Siak, Dibuat Dari Kayu Jati Oleh Pengrajin Asal Jepara Tahun 1890

Saat ini, hampir semua kecamatan mempunyai RTH. Hal ini menunjukan adanya program pemerintah untuk membuat kenyaman di tengah pemukiman publik.

"Ini juga menunjukkan kalau Siak itu memang detinasi wisata. Jadi RTH menjadi sebuah keniscayaan setidaknya di ibukota kecamatan-kecamatan,"kata dia.

Lokasi RTH Sungai Apit ini tidak jauh dari tepian Sungai Jantan Sungai Apit . Di tepian ini juga dibangun Water Front City , yang saat ini sudah dimanfaatkan warga sekitar.

"Jadi warga bisa berjalan kaki di sore hari dari RTH ke Water Front City . Sedangkan Water Front City ini awalnya termasuk kawasan kumuh yang kita jadikan destinasi wisata baru Sungai Apit ," kata dia.

Keren, Kawasan Kumuh di Siak ini Disulap Menjadi Water Front City, Spot Terbaru Para Pemburu Sunset

Ingin Ketularan Cantik, Pengunjung Berkaca di Cermin Permaisuri Istana Siak

Kisah Meriam Buntung di Istana Siak, Dicuri, Dipotong, Hingga Diselamatkan Dari Kapal Karam

Istana Peraduan, Warisan Pusaka Kesultanan Siak

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved