Komunitas

Komunitas PengANGGURan Riau Berharap Seluruh Kalangan Dapat Menikmati Buah Anggur

Anggur-anggur yang ditanam para pengANGGURan hidup dengan sangat subur, berbuah manis dan lebat.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Komunitas pengANGGURan telah sukses membudidayakan berbagai macam varietas anggur impor 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Sebelum memiliki kebun anggur mini di pekarangan rumah, para penghobi tanaman anggur yang tergabung dalam Komunitas PengANGGURan Riau ternyata cukup banyak mendapatkan ledekan dari kawan dan tetangga, karena tidak yakin anggur akan tumbuh baik dan berubah manis.

Hanya butuh waktu dua hingga tiga bulan, ledekan tersebut justru berubah jadi pujian, karena anggur-anggur yang ditanam para pengANGGURan hidup dengan sangat subur, berbuah manis dan lebat.

Kini, bahkan para pengANGGURan kewalahan untuk menerima permintaan pembibitan.

"Saya dan kawan-kawan PengANGGURan Riau memiliki pengalaman yang sama saat awal menanam anggur di rumah.

BACA JUGA :

Istana Siak Akan Kembali Dibuka Bulan ini, Ini Ketentuannya Jika Hendak Berkunjung

Asyik, Bakal Ada Restoran Terapung di Sungai Siak Pekanbaru

Ada ledekan, cemooh dan gurauan dari kawan-kawan dan tetangga, karena merasa mustahil anggur bisa tumbuh dengan baik.

Tapi setelah tiga bulan, anggur mulai berbuah dan sangat manis, malah kami banyak permintaan, sampai kawan-kawan lain ngantre untuk bisa mendapatkan bibit sampai sekarang," kata seorang koordinator PengANGGURan, Dani baru-baru ini.

Dikatakannya, memang sudah menjadi keinginan pihaknya untuk terus mengembangkan tanaman anggur di masyarakat.

Setidaknya, satu keluarga memiliki satu batang anggur di rumah. Apalagi perawatannya tidak sulit, bahkan lebih mudah dari menanam jambu madu.

Karena tidak ada perawatan khusus, dan setelah tiga bulan hanya tinggal disiram-siram saja.

BACA JUGA :

Wingko Babat Lina Dibuat Tanpa Pengawet, Perasa dan Pewarna, Enak Dimakan Saat Panas Maupun Dingin

Disulap Jadi RTH, Lahan Bekas Kantor Camat Sungai Apit Menjelma Menjadi Taman yang Indah

"Menanam anggur tidaklah sulit. Paling hanya intens merawat selama tiga bulan pertama saja.

Selanjutnya tinggal siram saja kalau tanahnya kurang lembab. Bahkan dalam merawatnya, bisa dibilang lebih mudah perawatannya dibandingkan jambu madu, pupuknya biasa, perawatannya juga biasa. Hamanya juga tidak banyak dan mudah dibasmi," ujarnya.

Dalam menanam anggur, tanahnya bisa menggunakan tanah yang biasa dipakai dalam menanam tanaman lain, misalnya tanah bekas bakaran, dicampur dengan sekam, dan kotoran hewan seperti kotoran sapi, kambing, ayam dan lainnya.

"Kemudian sekali seminggu beri pupuk NPK, kemudian kotoran hewan sekali dalam sebulan. Jika sudah lewat tiga bulan pertama itu sudah aman, tinggal disiram-siram saja untuk menjaga kelembaban tanahnya.

BACA JUGA :

Humaira Snack and Dimsum Pekanbaru Sajikan Dimsum Berkualitas, Isian Lebih Padat dan Lembut Dikunyah

Gramedia Hadirkan Diskon 15 Persen Pakai Kartu Debit BTN

Biasanya tiga bulan sudah berbuah, bahkan ada yang dua bulan. Paling lama biasanya dalam setahun," jelasnya.

Selain itu, untuk satu batang anggur, memiliki usia dengan rentang 15 hingga 20 tahun. Anggur juga tidak memiliki musim untuk berbuah, dalam artian bisa berbuah secara terus menerus tanpa henti.

"Kami sudah mencoba, anggur ternyata bisa berbuah terus menerus. Tapi tinggal pada kita sendiri, yang namanya tanaman hidup, tentu butuh istirahat,

misalnya kita kasih jeda dua minggu dalam waktu tertentu, untuk meningkatkan kualitasnya juga," tuturnya.

Gubernur Riau Syamsuar saat berkunjung dan panen di salah satu rumah koordinator PengANGGURan Riau di kawasan Kubang beberapa waktu lalu
Gubernur Riau Syamsuar saat berkunjung dan panen di salah satu rumah koordinator PengANGGURan Riau di kawasan Kubang beberapa waktu lalu (Istimewa)
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved