Kuliner di Pekanbaru

Sedapnya Ayam Lapis 51, Resep Istimewa Warisan Sang Nenek yang Menggugah Selera

Tekstur daging ayamnya lembut dan lapisan telur menambah kegurihan daging ayam.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Ayam Lapis 51 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Sebuah menu makanan yang cukup unik diperkenalkan di jagat maya di Pekanbaru. Menu ini dinamakan Ayam Lapis dan saat ini digandrungi sebagai santapan makan siang dan malam. Ayam Lapis 51 dikenalkan oleh Fani Nurwulan.

Fani mengklaim, Ayam Lapis buatannya yang pertama di Kota Pekanbaru . Ayam Lapis begitu gurih berada di dalam balutan telur.

Tekstur daging ayam lembut. Lapisan telur menambah kegurihan daging ayam. Ada sensasi gosong dan krispi di pinggir-pinggir lapisan telur.

Ini yang membuat Ayam Lapis lebih istimewa. Warnanya agak kehitaman karena diberi kecap.

Ayam Lapis ini digoreng. Namun tidak mengandung banyak minyak. Walau lapisan telur seperti didadar.

BACA JUGA :

Program Sosial Sultan Resto, Ambil Nasi Bungkus Secukupnya, Bayar Seikhlasnya

Promo Take Away IMGO, Konsumen Bisa Nikmati Barbeque Khas Magal Korean Barbeque di Rumah

"Digoreng dengan sedikit minyak aja. Kalau banyak minyak, kurang baik untuk kesehatan," ungkap Fani beberapa waktu lalu.

Menurut Fani, penggorengan tidak dengan tergenang dalam minyak. Tetapi telur dan daging ayamnya dipastikan matang. Lapisan telurnya cukup tebal.

Namun bagaimana telur bisa lengket dengan daging ayam? Fani menjelaskan bahwa cara pembuatannya sangat sederhana.

Ayam Lapis 51
Ayam Lapis 51 (Istimewa)

Daging ayam terlebih dahulu diungkep selama hampir satu jam agar bumbu meresap.

Sementara itu, telur dikocok sampai kental. Ia mencampurkan bumbu giling yang diracik secara khas.

Campuran telur terdapat daun bawang, bawang putih, bawang merah dan bumbu rahasia lainnya.

BACA JUGA :

Warung Koffie Batavia Mal Pekanbaru Hadirkan Promo Buy 1 Get 1 Free

Magal Korean Barbeque House Living World Hadirkan 4 Varian Produk Rice Bowl

"Setelah telur dikocok, lalu dibalurkan ke daging ayam," kata Fani. Daging ayam yang telah dibaluri telur, langsung digoreng. Ibu anak satu ini mengemukakan, tidak menggunakan tepung untuk mengentalkan adonan telur atau membuat krispi.

Fani menjelaskan, Ayam Lapis merupakan menu keluarga yang diwariskan neneknya. Dahulu, neneknya membuat inovasi ayam goreng agar cucu selera makan.

Pecinta kuliner sedang menikmati Ayam Lapis 51
Pecinta kuliner sedang menikmati Ayam Lapis 51 (Istimewa)

"Daging ayam gitu-gitu aja. Biasanya gulai atau goreng. Jadi nenek membuat Ayam Lapis supaya kami cucunya mau makan," kata Fani.

Ia belajar membuat Ayam Lapis sejak SD. Awalnya, ia membantu sang nenek hanya mengulek bumbu.

Setelah duduk di bangku SMP, ia sudah bisa membuat Ayam Lapis sendiri. Saat nenek dan ibunya tiada, ia membuat Ayam Lapis bersama tante untuk melepas rindu.

BACA JUGA :

Kuliner Khas Arab dan Melayu Ala Fauzan Catering, Gunakan Rempah Impor Terbaik Dari Negara Asalnya

Restoran Dubay Pekanbaru Sajikan Beragam Pilihan Sambal Nusantara, Dijamin Bikin Nambah Nafsu Makan

"Jadi asli warisan nenek. Kalau ada acara keluarga pasti ada Ayam Lapis," ungkap wanita 30 tahun ini.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved