Tingkatkan Layanan, Balai Anak Rumbai di Pekanbaru Teken MoU Bersama RS Lancang Kuning Dompet Dhuafa

Kerjasama ini merupakan bentuk dari upaya balai dalam membangun jejaring bersama mitra kerja, khususnya dalam bidang kesehatan.

Istimewa
Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus ( BRSAMPK ) “Rumbai” di Pekanbaru menandatangani MoU bersama Rumah Sakit (RS) Lancang Kuning Dompet Dhuafa Pekanbaru Riau, Jumat (3/7/2020). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU -  Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus ( BRSAMPK ) “Rumbai” di Pekanbaru menandatangani Surat Perjanjian Kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Rumah Sakit (RS) Lancang Kuning Dompet Dhuafa Pekanbaru Riau, Jumat (3/7/2020).

Kerjasama ini merupakan bentuk dari upaya balai dalam membangun jejaring bersama mitra kerja, khususnya dalam bidang kesehatan.

Dalam siaran pers yang diterima Tribunpekanbarutravel.com , melalui Kerjasama ini, diharapkan RS Lancang Kuning sebagai tempat rujukan pemeriksaan, tindakan, operasi, dan pengobatan kesehatan tingkat lanjut bagi Penerima Layanan (PL) yang diantar oleh Balai Anak “Rumbai”.

RS Lancang Kuning diharapkan juga dapat menjadi mitra layanan kesehatan bagi balai dalam kegiatan promotif dan preventif.

BACA JUGA :

Seekor Gajah Jantan Lahir di TWA Buluh Cina, Gubri Syamsuar Beri Nama Damar

Selain Hotel, Sektor Pariwisata Juga Mulai Bangkit di Pekanbaru

Kepala Balai Anak “Rumbai”, Ahmad Subarkah menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi kepedulian RS Lancang Kuning Dompet Dhuafa Riau yang turut berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK), yang sedang mendapatkan layanan Rehabilitasi Sosial di BRSAMPK “Rumbai” di Pekanbaru.

“Memang selama ini kami terbatas dengan akses kesehatan bagi anak. Dalam Peraturan Presiden tentang Jaminan Kesehatan pada Pasal 52 ayat (1) huruf r bahwa untuk anak korban tindak kekerasan seksual pembiayaan kesehatannya tidak dapat dijamin oleh BPJS.

Jaminan kesehatan anak korban kekerasan seksual diajukan terlebih dahulu melalui LPSK RI, sementara kasus-kasus dilapangan butuh penanganan medis yang bersifat cepat,” ujar Ahmad Subarkah.

Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus ( BRSAMPK ) “Rumbai” di Pekanbaru menandatangani MoU bersama Rumah Sakit (RS) Lancang Kuning Dompet Dhuafa Pekanbaru Riau, Jumat (3/7/2020).
Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus ( BRSAMPK ) “Rumbai” di Pekanbaru menandatangani MoU bersama Rumah Sakit (RS) Lancang Kuning Dompet Dhuafa Pekanbaru Riau, Jumat (3/7/2020). (Istimewa)

Ia juga menyampaikan bahwa peran balai adalah untuk membackup permasalahan-permasalahan daerah khusus untuk anak,

"Sehingga berharap pemerintah daerah untuk dapat berperan dalam memberikan akses layanan kesehatan namun hingga sampai saat ini masih sulit. Untuk itu dukungan-dukungan dari berbagai lembaga, salah satunya RS Lancang Kuning ini sangat dibutuhkan," tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved