Kuliner di Bengkalis

Kisah Pengusaha Lempuk Durian yang Terdampak Covid-19 di Bengkalis, Balik Modal Saja Syukur

Desi memiliki usaha lempuk durian yang sudah dipasarkan hampir seluruh Riau dan berbagai provinsi lainnya.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Tempat pengemasan lempuk durian Citra Rasa milik Desi Ariyati di Desa Selat Baru Kecamatan Bantan kabupaten Bengkalis 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, BENGKALIS - Lima bulan lebih sudah pandemi Covid-19 malanda negeri ini. Kondisi wabah ini berdampak di seluruh lini kehidupan.

Termasuk sejumlah usaha perekonomian dan bisnis masyarakat, sebagian besar nyaris gulung tikar karena pembatasan aktifitas masyarakatan .

Desi Ariyati (36) satu diantara pengusaha asal Bengkalis yang merasakan dampaknya. Dia berjuang melawan kondisi yang membuat usahanya hampir tutup.

Desi memiliki usaha lempuk durian yang sudah dipasarkan hampir seluruh Riau dan berbagai provinsi lainnya.

Sejak pandemi Covid-19 , bisnis penjualan lempuk durian khas kabupaten Bengkalis menurun karena jarangnya penjualan.

Keuntungan jualannya selama lima bulan belakangan ini jauh merosot tajam. hampir 80 persen, padahal biasanya produknya laris manis sebagai khas buah tangan dari Kabupaten Bengkalis .

BACA JUGA :

Luncurkan Kopi Cinta, OYO Merambah Bisnis di Luar Akomodasi

VIDEO : Asyiknya berenang di Sentosa Swimming Pool Pekanbaru

Kondisi seperti ini membuat Desi terpaksa merumahkan dua pekerjanya sejak beberapa bulan terakhir.

Ini dilakukan agar lempuk durian dengan merek Citra Rasa bisa bertahan.

"Dulu saya punya empat orang pekerja setiap hari masuk. Tugas mereka mengemas lempuk durian ke dalam kemasan, karena penghasilan keuntungan sekarang jauh turun terpaksa saya rumahkan dahulu dua orang," ungkap ibu muda yang tengah hamil ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved