Destinasi Wisata di Siak

Nikmatnya Melangkah di Tepian Bandar Sungai Jantan Siak, Terasa Seperti di Luar Negeri

Tepian Bandar Sungai Jantan telah menjadi penunjang utama wisata Siak, setelah Istana Asserayah Hasyimiyah atau Istana Matahari Timur.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Water Front City yang dinamakan Tepian Bandar Sungai Jantan ( TBSJ ) di Kabupaten Siak 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Rampungnya pembangunan turap, pedestrian di bibir sungai Siak, telah berhasil mengubah wajah Kota Siak Sri Indrapura .

Turap dimaksud merupakan konsep utama program Water Front City .

Kini, turap itu dinamakan Tepian Bandar Sungai Jantan ( TBSJ ) dan menjadi penunjang utama wisata Siak, setelah Istana Asserayah Hasyimiyah atau Istana Matahari Timur.

Jalan-jalan di TBSJ berasa berada di luar negeri. Sebab, penataan tepian sungai di manapun di Indonesia ini tidak ada yang sehebat pedestrian pada Sungai Siak.

BACA JUGA :

Taman Bunga Impian Okura Sediakan Banyak Spot Cantik Untuk Berswafoto

Manjakan Mata dengan Memandang Lautan di Pantai Koneng Dumai

Wisatawan yang melancong ke Kabupaten Siak menyebut pedestrian itu mirip pinggiran Sungai Seine, Lyon Perancis dan Water Front City (WFC) di Singapura.

Pedestrian itu membentang sepanjang 871 meter. Setiap 20 meter ada lampu di atas pagar stainless steel.

Menariknya, pembangunan pedestrian ini tanpa konflik, padahal dulu kawasan kumuh dan lokasi pembuangan limbah rumah tangga penduduk.

Bentangan turap yang kini telah menjadi pedestrian popular di Siak tersebut, berpangkal dari depan kelenteng Hock Siu Kiong,

klenteng terbesar dan tertua di Kabupaten Siak . Di depan klenteng tersebut dibangun taman yang indah, lengkap dengan fasilitas tempat duduknya.

BACA JUGA :

Segarnya Minuman Durian Boba di Restoran Thailand Khun Aroy Pekanbaru

Pesona Pulau Cinta Teluk Jering, Destinasi Wisata yang Paling Banyak Dikunjungi di Kabupaten Kampar

Bagian plaza utama turap, berbentuk lingkaran dengan diameter 82,64 meter ada di sana.

Plaza ini dibangun lebih tinggi 60 sentimeter dari permukaan jalur pedestrian.

Tujuannya agar siapapun yang datang bisa lebih leluasa menikmati pemandangan sungai Siak.

BACA JUGA :

Mini Grand Canyon, Kawasan Bukit Kapur di Air Hitam Pekanbaru yang Menakjubkan

Menikmati Bentangan Alam dari Atas Bukit Selancang, Serasa Berada di Atas Awan

Lebar turap 12 meter dengan lantai yang bersih dengan granit mewah.

Turap ini berujung di depan masjid peninggalan Sultan Siak , yakni Masjid Syahabuddin .

Di muara anak sungai yang dicor dan dibendung menuju taman Tengku Mahratu , fasilitas turap dilengkapi dengan sebuah gazebo berkubah putih.

Water Front City yang dinamakan Tepian Bandar Sungai Jantan ( TBSJ ) di Kabupaten Siak
Water Front City yang dinamakan Tepian Bandar Sungai Jantan ( TBSJ ) di Kabupaten Siak (Istimewa)

Di sana dibangun pula dinding bertuliskan Tepian Bandar Sungai Jantan . Tulisan itu bercahaya kuning pada malam hari.

Di bagian depan Istana Asserayah Al Hasyimiyah, turap itu terintegrasi dengan lapangan Siak Bermadah, taman Tengku Mahratu dan kompleks istana.

Di sana juga dibuat tulisan berukuran sangat besar, Siak Sri Indrapura . Ini menjadi titik kedua yang paling favorit bagi juru foto dan pelancong.

Lapangan Siak Bermadah juga dihiasi dengan pohon-pohon dan lampu-lampu.

BACA JUGA :

Usung Konsep One Stop Shopping, Sukaramai Trade Center Akan Menjadi Surga Belanja di Pekanbaru

Kisah Pengusaha Lempuk Durian yang Terdampak Covid-19 di Bengkalis, Balik Modal Saja Syukur

Di sana juga ada monumen bermahkota Sultan Siak . Monumen tersebut dibangun untuk mengingatkan bantuan Sultan Syarif Kasim II, pahlawan nasional dan sultan terakhir Siak kepada Presiden Soekarno .

Seperti diketahui, Kesultanan Siak pernah menyerahkan uang sebesar 13 juta Gulden, mahkota emas serta pernyataan penggabungan kekuasaan kesultanan Siak ke Republik Indonesia yang baru saja merdeka dari cengkraman penjajah.

Monumen bermahkota sultan itu dibangun dengan perunggu dan dihiasi relief bersejarah.

Pusat Konservasi Harimau Sumatera akan Dibangun di SM Giam Siak Kecil, Ini Alasannya

Mengintip Pembangunan Restoran Terapung di Sungai Siak, Ini Rencana dan Harapan Pemiliknya

Mengenang Perlawanan Terhadap Kolonial, Pemkab Siak Akan Bangun Monumen Perang Guntung

Istana Peraduan, Warisan Pusaka Kesultanan Siak

Kisah Meriam Buntung di Istana Siak, Dicuri, Dipotong, Hingga Diselamatkan Dari Kapal Karam

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved