Video Tribun Pekanbaru Travel

VIDEO : Pemeliharaan Rumah Singgah Tuan Kadi Pekanbaru

Sebelum dibenahi, cat pada beberapa bagian rumah panggung di Jalan Perdagangan ini sudah mulai mengelupas.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru melakukan pemeliharaan Cagar Budaya Rumah Singgah Tuan Kadi Pekanbaru , Selasa (18/8/2020).

Sebelum dibenahi, cat pada beberapa bagian rumah panggung di Jalan Perdagangan ini sudah mulai mengelupas.

Atap bangunannya juga sudah berkarat dimakan usia dan cuaca sehingga perlu dibenahi.

Rumah Singgah Tuan Kadi di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Senapelan ini merupakan satu objek wisata sejarah di Kota Pekanbaru yang sering dikunjungi pelancong.

BACA JUGA :

Hadir di Pekanbaru, Kashimura Japanese Shabu & BBQ Tawarkan Banyak Promo Menarik

Pembangunan Islamic Centre Kota Pekanbaru Sudah Capai 60 Persen

Rumah Singgah Tuan Kadi yang berbentuk rumah panggung berarsitek Melayu ini dibangun oleh H Nurdin Putih  yaitu mertua Tuan Qadhi H Zakaria sekitar tahun 1895.

Rumah ini terletak di tepi Sungai Siak , tak jauh di bawah Jembatan Siak III ,

Rumah Singgah Tuan Kadi
Rumah Singgah Tuan Kadi dibenahi, Selasa (18/8/2020)  (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Rumah panggung kayu berbentuk limas ini berfungsi sebagai rumah singgah bagi Sultan Siak Sri Indrapura apabila berkunjung ke Senapelan (Pekanbaru)

Di tempat inilah Sultan Siak beserta pengiringnya beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanannya.

Bangunan ini merupakan rumah adat tradisional melayu yang masih dapat dilihat di Kota Pekanbaru.

Secara umum bangunan Rumah Singgah Tuan Kadi berbahan jenis kayu, kecuali bagian tangga yang terbuat dari bata dan bagian kaki atau tonggak yang terbuat dari beton.

BACA JUGA :

VIDEO : Asyiknya berenang di Sentosa Swimming Pool Pekanbaru

VIDEO : Fox Hotel Pekanbaru Hadirkan Fox Urban Street Food, Tempat Nongkorong Asyik Buat Anak Muda

Pada tiang tangga tertera sebuah inskripsi "23:7" di kepala tangga sebelah kiri dan "1928" di kepala tangga sebelah kanan yang menunjukkan waktu pembangunan tangga batu rumah panggung kayu tersebut, yaitu "23:7 1928" atau "23 Juli 1928"

Model bangunan rumah dihiasi dengan warna yang khas yaitu krem, kuning keemasan, serta biru dan masih dipertahankan seperti aslinya.

Di dalam Rumah Singgah Tuan Kadi dapat ditemui sejumlah foto-foto pekanbaru tempo dulu dan foto sosok Sultan Kerajaan Siak Sri Indrapura ke-12 yaitu Sultan Syarif Kasim Abdul DJalil Syaifuddin atau lebih dikenal dengan Sultan Syarif Kasim II

Rumah Singgah Tuan Kadi dibenahi, Selasa (18/8/2020)
Rumah Singgah Tuan Kadi dibenahi, Selasa (18/8/2020) (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Keberadaan Rumah Tuan Qadhi H Zakaria tidak lepas dari sejarah panjang Kerajaan Siak Sri Indrapura.

Dalam perkembangannya, wilayah Senapelan pernah menjadi Ibu Kota Kerajaan Siak Sri Indrapura. Hal ini terjadi pada masa Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah sekitar tahun 1775.

Ketika itu Senapelan berada di kawasan yang cukup strategis dalam lalu lintas perdagangan, ditunjang juga dengan kondisi Sungai Siak yang tenang.

Dan dengan segala macam pertimbangan ekonomi dan politik yang berkembang di wilayah Riau pada saat itu, ia memindahkan pusat Kerajaan Siak dari Mempura ke Senapelan.

BACA JUGA :

VIDEO : Berkonsep Nusantara, Region Coffee and Gelato Hadirkan Gelato Rasa Klepon Hingga Rujak

VIDEO : Liburan Seru Bersama Keluarga di Labersa Waterpark Pekanbaru

Kini, Senapelan telah menjadi Kota Pekanbaru dengan bermacam deretan arsitektur modern dan bangunan yang megah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved