Kuliner di Bengkalis

Lempuk Durian nan Manis dan Legit, Oleh-oleh Khas Kabupaten Bengkalis

Di kabupaten berjulukan Negeri Junjungan ini, lempuk durian menjadi makanan khas sebagai oleh-oleh.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Lempuk durian merupakan oleh-oleh khas Provinsi Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, BENGKALIS - Berkunjung ke suatu daerah, rasanya tak lengkap jika tidak membawa makanan khasnya sebagai buah tangan.

Di kabupaten berjulukan Negeri Junjungan ini, lempuk durian menjadi makanan khas sebagai oleh-oleh.

Wisatawan tidak akan kesulitan mendapatkannya di Kota Bengkalis , karena hampir setiap gerai dan toko menjual lempuk durian .

Lempuk atau lempok, dikenal juga dengan sebutan dodol di daerah lain, memiliki tekstur yang lebih lembut.

BACA JUGA :

Ada Marka Mirip Titik Start Moto GP di Pekanbaru, Ini Aturannya Bagi Motor dan Mobil

Indahnya Lanskap Sawah Koto di Kabupaten Rohul, Objek Wisata Sawah Kedua di Indonesia

Dengan cita rasa durian asli, lempuk durian terasa manis dan legit saat digigit.

Apalagi, lempuk durian tidak dibungkus dengan plastik, melainkan dengan pelepah pinang yang sudah dibersihkan.

"Tidak banyak campuran dalam membuat lempuk durian. Buah durian yang sudah dilepas dari bijinya, dimasukkan dalam wajan besar.

Kemudian dicampur dengan gula merah dan dimasak selama enam jam," jelas Selamat alias Ahok (38), seorang pengusaha Lempuk Durian khas Bengkalis di Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis .

BACA JUGA :

Serunya Barbeque-an di Magal Korean BBQ Living World Pekanbaru

Miliki Destinasi Menarik, Lokasi Wisata di Cipang Kiri Rohul Butuh Perhatian

Lempuk dimasak dengan api sedang dan diaduk setiap saat agar merata. 

Supaya rasa lebih keluar, sebaiknya dimasak dengan api berbahan bakar kayu.

Setelah kondisi lempuk sudah matang dan tidak lagi lengket di tangan, tinggal menunggu proses pendinginan.

Para pekerja di usaha lempuk durian Ahok Kabupaten Bengkalis sedang mengemas lempuk durian
Para pekerja di usaha lempuk durian Ahok Kabupaten Bengkalis sedang mengemas lempuk durian (Dok Tribun Pekanbaru)

Setelah dingin, lempuk siap untuk disajikan atau diberikan kemasan sesuai selera.

Ahok sudah memproduksi lempuk durian sejak tahun 1998. Tak hanya dipasarkan di sekitaran Bengkalis, tapi juga sampai ke kabupaten sekitaran Riau hingga provinsi tetangga.

Ia memproduksi lempuk durian di rumahnya yang masih dibilang sederhana, di tepi jalan utama Desa Selat Baru.

BACA JUGA :

Indahnya Pantai Tenggayun Bengkalis, Saat Air Surut Wisatawan Bisa Berjalan ke Rumah Ikan Nelayan

Miliki Puluhan Jenis Anggur, Agrowisata Hani Grape di Bengkalis Ramai Dikunjungi Saat Musim Berbuah

Bangunan rumah kayu itu memiliki bilik di bagian depan yang dijadikan tempat penyimpanan lempuk.

Terlihat karyawannya berkerja mengemas lempuk yang dibungkus dengan pelepah pinang.

Untuk menjaga cita rasa, Ahok hanya memproduksi lempuk durian dengan menggunakan durian asli Bengkalis.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved