Kota Pekanbaru

Ingat, Pelanggar Protokol Kesehatan Saat PSBM Bakal Kena Denda Hingga Rp 5 Juta

anksi ini bila ada yang tidak memakai masker, tidak menjaga jarak, tidak mencuci tangan serta berada di kerumuman.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Ruas Jalan Sudirman, depan Mal Pekanbaru ditutup sehingga tidak bisa dilewati pengendara saat penerapan PSBB, Senin (27/4/2020) 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Ada sejumlah sanksi menanti pelanggar protokol kesehatan saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) yang kini telah diterapkan di Kecamatan Tampan (Selasa (15/9/2020).

Sanksi ini bila ada yang tidak memakai masker, tidak menjaga jarak, tidak mencuci tangan serta berada di kerumuman.

Sanksi sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru

Sanksi bagi pelanggar yakni denda sebesar Rp 250 ribu. Mereka juga bisa kena sanksi sosial karena tidak bisa membayar denda.

Pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan masker atau melanggar protokol kesehatan kena sanksi denda Rp 250 ribu.

Sedangkan pengendara roda empat yang melanggara harus membayar denda Rp 1 juta.

BACA JUGA :

PSBM di Pekanbaru Mulai Berlaku Hari Selasa, Inilah Kecamatan Pertama yang Akan Menerapkannya

Dimekarkan Dari 12 Menjadi 15 Kecamatan, Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Percepatan Operasional Kecamatan

"Kalau tidak bisa nanti harus membersihkan fasilitas umum," terang Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning, Senin (14/9/2020).

Sanksi tidak cuma bagi perorangan. Ada juga sanksi bagi pengelola tempat usaha dan fasilitas umum yang langgar protokol kesehatan.

Mereka yang abaikan protokol kesehatan bakal kena sanksi administratif. Tapi harus membayar denda Rp 5 juta.

"Kalau bandel juga, ya kita cabut izin usahanya," ujarnya.

PSBM ini untuk pembatasan aktivitas di luar rumah pada wilayah kecamatan tertentu.

Ada sejumlah ruang lingkup pelaksanaan PSBM yang bakal berlangsung hingga 29 September 2020.

Sekolah atau institusi pendidikan selama PSBM dilakukan penghentian sementara.

Mereka menerapkan pembelajaran secara jarak jauh.

BACA JUGA :

Berburu Kerajinan Rotan yang Unik di Ratatia Rattan Handmade Pekanbaru

Dukung Program Kebersihan Kampus dan Disinfeksi, KLHK Serahkan Dua Unit Motor Roda Tiga ke Unilak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved