Kuliner di Pekanbaru

Mengobati Kerinduan Kuliner Khas Melayu Riau di Sultan Resto Pekanbaru

Tempat kuliner di Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Ronggo Warsito Nomor 12 ini menghadirkan masakan yang susah untuk dilupakan bagi penikmatnya

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Suasana Restoran Sultan Resto di Jalan Ronggo Warsito Pekanbaru beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Bermacam menu yang masih mempertahankan kekhasan masakan Melayu dapat ditemui di Restoran Sultan Resto 

Tempat kuliner di Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Ronggo Warsito Nomor 12 ini menghadirkan masakan yang susah untuk dilupakan bagi penikmatnya.

Asam Pedas Baung merupakan salah satu menu andalan di Sultan Resto .

Keistimewaan dari menu ini terletak pada kuahnya.

Warnanya tampak alami, tidak begitu kental. Tak terlalu memerah seperti banyak dijumpai.

BACA JUGA :

Tangsi Belanda, Saksi Bisu Masa Kolonial di Tanah Kesultanan Siak

Terbanyak di Provinsi Riau, Kecamatan Bantan Bengkalis Tawarkan 23 Wisata Pantai Indah nan Unik

Uniknya lagi, terasa manis di ujung lidah saat kuah diseruput.

Belakangan, muncul rasa pedas menggelitik di pangkal lidah.

Namun pedasnya segar. Bumbu rempah dalam kuahnya menambah nikmat.

Pemilik Sultan Resto, Rahmansyah sengaja mencampurkan kincung dan belimbing wuluh ke dalam kuah.

BACA JUGA :

Mengejutkan, Bekas Bangunan Dari Abad ke-14 Ditemukan di Dekat Makam Datuk Gigi Putih Bengkalis

Berburu Kerajinan Rotan yang Unik di Ratatia Rattan Handmade Pekanbaru

"Untuk menggugah selera dengan aroma, saya kasih Kincung dan belimbing wuluh," katanya beberapa waktu lalu.

Ia juga menambahkan asam kandis, di samping rempah sebagai bumbu utama seperti serai dan kunyit.

Menurut dia, kuah asam pedas khas Melayu Riau memang banyak versi.

Menu asam pedas restoran miliknya merupakan perpaduan dari asam pedas di beberapa daerah di Riau.

"Lebih banyak bermain asamnya," katanya.

Asam Pedas Baung di Restoran Sultan Resto Pekanbaru
Asam Pedas Baung di Restoran Sultan Resto Pekanbaru (Dok Tribun Pekanbaru)

Di samping itu, menurut Rahman, asam pedas asli Melayu Riau memang tidak terlalu kental.

Ia menawarkan cita rasa asam pedas yang khas kepada pengunjung. 

Rahman berkisah, motivasi yang mendorongnya membuka Sultan Resto sejak Mei 2017 memang untuk mempertahankan eksitensi keaslian kuliner Riau.

BACA JUGA :

Lezat dan Lembut di Lidah, Rumi Cafe Hadirkan Spageti Berkonsep Nusantara dan Arab

Nikmatnya Sup Ikan Dalam Batok Kelapa Muda di Restoran Ikan Bakar Daun Bumbu Uwo

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved