Destinasi Wisata di Siak

Tangsi Belanda, Saksi Bisu Masa Kolonial di Tanah Kesultanan Siak

Bangunan itu khas, sebagaimana bangunan Eropa pada zamannya, terletak Kampung Benteng , Kecamatan Mempura , Kabupaten Siak

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Tangsi Belanda di Kampung Benteng , Kecamatan Mempura , Kabupaten Siak , Provinsi Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, SIAK - Jejak kolonial Belanda di Kabupaten Siak masih menyisakan bukti otentik berupa kompleks bangunan.

Bangunan itu khas, sebagaimana bangunan Eropa pada zamannya, terletak Kampung Benteng , Kecamatan Mempura , Kabupaten Siak , Provinsi Riau

Gedung tua itu adalah Tangsi Militer Belanda atau dikenal dengan Belanda'>Tangsi Belanda .

Dibangun pada 1860, lebih tua dari bangunan Istana Siak karena istana Siak dibangun pada 1889 .

BACA JUGA :

Mengejutkan, Bekas Bangunan Dari Abad ke-14 Ditemukan di Dekat Makam Datuk Gigi Putih Bengkalis

Indahnya Sultan Muzaffar Syah Road Siak, Jalur Hijau yang Terinspirasi Dari Orchard Road Singapura

Sedikitnya ada enam gedung di sana. Bangunan itu menjadi bukti bahwa Belanda hidup di Kecamatan Mempura , berseberangan dengan pusat Kesultanan Siak di Kampung Dalam, Siak.

Wilayah pusat Kesultanan Siak dengan kompleks perkantoran dan Belanda'>Tangsi Belanda dipisah oleh Sungai Siak .

Sejak Belanda hengkang dari Tanah Air, hanya ada 2 pasukan yang sempat memanfaatkan bangunan-bangunan khas itu.

BACA JUGA :

Berburu Kerajinan Rotan yang Unik di Ratatia Rattan Handmade Pekanbaru

Berwisata ke Kebun Binatang Kasang Kulim, Hanya Sekitar 30 Menit Dari Pusat Kota Pekanbaru

Pada 1942 Belanda diusir pasukan Jepang dari nusantara. Sejak itu pula pasukan Jepang memanfaatkan bangunan-bangunan itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved