Universitas Lancang Kuning

Tim Dosen Unilak Lolos Hibah Lewat Proposal Teknologi Android Penyiraman Otomatis Tanaman Lengkeng

Terdapat lebih dari 270 PTS, namun hanya dosen Unilak, dan Universitas bung Hatta yang berhasil lolos.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Tim dosen yang terdiri dari, Ir.Latifa Siswati. MP, Dr. Anto Ariyanto, dan Sri Utami.SP.MSi lolos hibah Skim PPTG Ristekbrin di LLDIKTI Wilayah X yang mencakup 4 provinsi (Sumbar, Riau, Jambi, Kepri). 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Selain mahasiswa yang berprestasi diberbagai ajang perlombaan, dosen Unilak pun mampu meraih prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

Tim dosen yang terdiri dari, Ir.Latifa Siswati. MP,  Dr.  Anto Ariyanto, dan Sri Utami.SP.MSi  lolos hibah Skim PPTG Ristekbrin di LLDIKTI Wilayah X yang mencakup 4 provinsi (Sumbar, Riau, Jambi, Kepri).

Terdapat lebih dari 270 PTS, namun hanya dosen Unilak, dan Universitas bung Hatta yang berhasil lolos.

Dalam penelitiannya, tim dosen Unilak mengangkat judul, 'Teknologi Tepat Guna, Sistem Penyiraman dan Pemupukan Otomatis Berbasis Raspberry untuk Tanaman Kelengkeng Pingpong Menuju Agrowisata di Kabupaten Kampar'.

BACA JUGA :

Bayi Gajah Betina Lahir di PLG Minas, Ini Nama yang Diberikan Menteri LHK

Sejumlah Hotel di Pekanbaru Akan Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri Covid-19, Ini Tanggapan PHRI Riau

Dijelaskan Lativa, Jumat (10/09/2020), biasanya penyiraman dan pemupukan konvensional dilakukan dengan cara langsung,

yaitu petani menjadwalkan waktu untuk menyempatkan melakukan penyiraman dan pemupukan pada tanaman kering agar tidak kering dan nutrisi pada tanaman terus terjaga.

Penyiraman dan pemupukan tanaman yang tidak terjadwal mengakibatkan tanaman lama berkembang bahkan layu dan mati.

"Permasalahan penyiraman dan pemupukan konvensional inilah yang membuat tim mencarikan solusi, yaitu penyiraman dan pemupukan secara otomatis agar jadwal penyiraman dan pemupukan yang dilakukan secara konvensional dilakukan oleh peralatan otomatis," ujar Latifa.

BACA JUGA :

Pantau Kondisi Rumah dari Jauh Melalui Smartphone dengan Kamera Ezviz

Ingat, Pelanggar Protokol Kesehatan Saat PSBM Bakal Kena Denda Hingga Rp 5 Juta

Dijabarkannya, penyiraman dan pemupukan otomatis yang akan diberikan kepada masyarakat berbasis raspberry pi.

Raspberry pi adalah mikrokontroler yang mampu menjalankan perintah pengendali dan mampu mencatat kegiatan dan jadwal serta dapat dikendalikan secara manual melalui handphone berbasis android.

Dalam program penerapan teknologi tepat guna kepada masyarakat ini akan didesiminasikan berupa penyiraman otomatis dan pemupukan otomatis yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kampar , Provinsi Riau , khususnya terhadap tanaman kelengkeng pingpong.

BACA JUGA :

Kasus Covid-19 Meningkat, Fasilitas Olahraga di Unilak Ditutup dan Pimpinan Tidak Menerima Tamu

Dukung Program Kebersihan Kampus dan Disinfeksi, KLHK Serahkan Dua Unit Motor Roda Tiga ke Unilak

Tim dosen Unilak akan mengajarkan masyarakat dalam hal pelatihan, pendampingan paham dan trampil sampai  75 persen dalam menggunakan alat dan cara budidaya kelengkeng pingpong secara benar,

sehingga dapat menjadi modal yang berharga dalam membangun desa agrowisata yang salah satu komoditasnya adalah buah kelengkeng pingpong. 

"Diharapkan teknologi tepat guna yang akan diserahkan kepada mitra adalah 250 bibit kelengkeng pingpong, 2 unit alat penyiraman dan pemupukan otomatis serta 2 unit hand tractor mini," katanya

Proposal ini berhasil masuk diantara 32 proposal yang menjadi pemenang dalam skim PPTTG 2020 Ristekbrin.

Dari ribuan proposal yang masuk, di Provinsi Riau hanya dosen Unilak yang berhasil lolos.

BACA JUGA :

Mahasiswa Unilak Menangkan Dana Hibah Program KBMI Kemendikbud RI Lewat Tempe Super A-Zaki

Pertama di Provinsi Riau, Unilak Gelar Wisuda Secara Drive Thru

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved