Destinasi Wisata di Kampar

Tradisi Manggelek Tobu di Kuok Miliki Daya Tarik Wisata, Konon Tempat Muda-mudi Cari Jodoh

Tradisi ini diklaim menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Kuok karena keunikannya.

Dok Tribun Pekanbaru
Kaum wanita mengoperasikan Gelek Tobu saat laki-laki menyembelih Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha di Dusun Kampung Panjang Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, KAMPAR - Tradisi Manggelek Tobu di Kuok hampir punah.

Namun, tradisi ini diklaim menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Kuok karena keunikannya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar , Sukirman menyebutkan, keberadaan Gelek Tobu yang adalah alat penggiling tebu di Kuok hanya tersisa dua buah sekarang.

Satu di Dusun Kampung Panjang Desa Pulau Jambu, satu lagi di Pulau Belimbing.

BACA JUGA :

Sungai Gulamo, Green Canyon Kampar yang Memesona

Rumah Godang Sentajo Kuansing Terjaga Keasliannya, Dilestarikan Turun Temurun Selama Ratusan Tahun

Di Pulau Belimbing, terletak di dekat Rumah Lontiok, rumah adat khas Kuok.

Alat ini biasanya digunakan pada hari-hari besar keagamaan seperti Idul Adha.

Alat ini juga dioperasikan kalau dipesan wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Belimbing.

BACA JUGA :

Sempat di-Relaunching, Sumatera Jungle Run Kembali Dibatalkan

Bersantai di Taman Tengku Agung Siak, Pengunjung Juga Bisa Melihat Rusa dari Dekat

"Kalau sekarang, biasanya dipakai kalau dipesan yang mau berwisata ke sini," ujar Sukirman beberapa waktu lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved