Destinasi Wisata di Dumai

Kisah Penggiat Permainan Rakyat di Dumai, Tetap Optimis di Tengah Modernisasi

Meski sudah jarang dimainakan, namun ternyata masih ada beberapa orang yang tetap ingin melestarikan, bahkan menjadi penggiat permaianan rakyat

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Amronsyah memperlihatkan jong miliknya di kediamannya Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM,DUMAI - Meski penggemar permainan rakyat bisa dikatakan hampir tidak diminati karena jarang dimainkan lagi.

Ditambah juga dengan kemajuan zaman dan teknologi yang tidak bisa terbendung,

namun ternyata masih ada beberapa orang yang tetap ingin melestarikan, bahkan menjadi penggiat permainan rakyat .

Seperti salah satu tokoh masyarakat yang juga tokoh adat di Kota Dumai , Amronsyah,

meski permainan rakyat sudah tidak lagi digemari oleh generasi muda milenial , Amronsyah tetap berupaya untuk melestarikan permainan ini.

BACA JUGA :

Cerita Pesut Sungai Kampar, Menjadi Pertanda Banjir Hingga Mitos Bisa Sebabkan Kebisuan

Tradisi Manggelek Tobu di Kuok Miliki Daya Tarik Wisata, Konon Tempat Muda-mudi Cari Jodoh

Sebut saja gasing, layang-layang, jong (perahu layar mini) dan berbagai permainan rakyat lainya.

Amronsyah yang juga merupakan Duta Budaya Melayu Provinsi Riau dari Kota Dumai mengatakan bahwa permainan rakyat, khususnya di Kota Dumai mungkin bisa dikatakan hampir punah, bahkan bisa dihitung penggemarnya saat ini.

‎Melihat permainan rakyat yang sudah mulai terkikis zaman ini, Amronsyah merasa sedih,

pasalnya Jauh sebelum ada handphone dan berbagai macam permainan video,

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved