Destinasi Wisata di Bengkalis

Nelayan Pangkalan Jambi Wujudkan Ekowisata Mangrove, Buah Usaha Mempertahankan Tempat Sandar Kapal

Awalnya lokasi yang saat ini sudah di tumbuhi ribuan pohon mangrove ini hanyalah tepian pantai yang setiap tahun habis tergerus abrasi.

Dok Tribun Pekanbaru
Gubernur Riau Syamsuar dan Pj Bupati Bengkalis Syahrial Abdi saat meresmikan dan melihat Ekowisata Mangrove Desa Pangkalan Jambi, Minggu (28/9/2020) 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, BENGKALIS - Sebelum bisa dinikmati masyarakat seperti sekarang ini, Ekowisata Mangrove yang diresmikan Gubernur Riau Syamsuar pada akhir pekan lalu ternyata memiliki cerita sendiri.

Ekowisata yang terletak sekitar empat ratus meter dari jalan utama lintas Siak - Sungai Pakning Kabuten Bengkalis ini dahulunya hanya tempat sandar kapal nelayan Desa Pangkalan Jambi .

Awalnya lokasi yang saat ini sudah di tumbuhi ribuan pohon mangrove ini hanya tepian pantai yang setiap tahun habis tergerus abrasi.

Penanaman mangrove saat itu hanya untuk mencegah terjangan abrasi agar kelompok nelayan sekitar masih tetap memiliki tempat sandar kapal mereka untuk melaut.

BACA JUGA :

Berkunjung ke Bandar Seni Raja Ali Haji, Tempat Kegiatan Seni dan Budaya di Pekanbaru

Pembangunan Islamic Centre Pekanbaru Digesa, Tuntas 75 Persen Pada Pertengahan Desember 2020

Alpan, seorang perintis ekowisata dan sekarang dipercaya sebagai Ketua Umum Kelompok Mangrove Pangkalan Jambi ini membuka cerita perjuangannya bersama sebelas orang rekan satu kelompok nelayan Pangkalan Jambi .

Sejak tahun 2004 lalu dirinya bersama kelompok nelayan sudah menanam mangrove di sana, namun selalu gagal dan mangrove yang ditanam yang baru berukuran kecil ini habis tergurus ombak pantai selat Bengkalis.

"Jangankan dikunjungi orang seperti sekarang, dahulunya hanya tempat sandar kapal aja, karena kami takut kehilangan tempat sandar makanya kami tergerak untuk menanam bakau saat itu," cerita Alpan.

BACA JUGA :

Menjadi Salah Satu Ikon Kota Pekanbaru, Ini Makna Tugu Selais Tiga Sepadan

Menjadi Tol Terpanjang Ketiga di Indonesia, Inilah Fasilitas Tol Pekanbaru-Dumai

Awal menanam mangrove di lokasi ini dilakukan secara swadaya dengan membeli bibit mangrove dengan uang sumbangan anggota kelompok nelayannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved