Kuliner di Inhu

Bolu Berendam, Kue Tradisonal Khas Inhu yang Dulunya Merupakan Kudapan Favorit Raja-raja Indragiri

Kue khas Inhu ini adalah salah satu sajian mewah bagi masyarakat Inhu umumnya dan Rengat khususnya.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Bolu berendam , makanan tradisional khas Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, INHU - Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) punya makanan khas tradisional yang cukup unik.

Makanan itu dikenal dengan nama bolu berendam. Kue khas Inhu ini adalah salah satu sajian mewah bagi masyarakat Inhu umumnya dan Rengat khususnya. Disukai tua dan muda.

Bolu berendam merupakan sajian istimewa bagi pengantin bahkan bolu ini merupakan satu dari lima jenis makanan pengantin yang disajikan

Tidak hanya momen pernikahan, namun bolu berendam juga menjadi sajian khas pada saat lebaran.

BACA JUGA :

Mini Grand Canyon, Kawasan Bukit Kapur di Air Hitam Pekanbaru yang Menakjubkan

Enaknya Menu Sehat Ala Green Smoothie Factory Pekanbaru,

Umumnya masyarakat asli yang tinggal di Kampung Seberang dan Kampung Pulau di Kecamatan Rengat juga menyajikan makanan khas ini kepada para tamu.

Menurut ceria yang berkembang, kue tersebut merupakan kudapan kesukaan raja-raja Kerajaan Indragiri pada zaman dahulu.

Selain di Rengat, sebagian masyarakat di Air Molek juga menghidangkan bolu berendam pada momen tertentu.

Memang momen-momen langka penyajian bolu berendam membuat kue yang umumnya berwarna kuning dan orange ini begitu istimewa bagi masyarakat Inhu .

BACA JUGA :

Menjaga Kearifan Lokal Lewat Sempolet, Kuliner Khas Meranti yang Kaya Akan Cita Rasa

Brownies Sagu Meranti, Kuliner Lezat Dari Olahan Sagu yang Bernutrisi Tinggi

Cita rasa manis bolu berendam tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta kuliner.

Berbeda dengan kue bolu umumnya, saat penyajiannya bolu berendam dibiarkan basah.

Meski begitu, tidak merubah struktur kue tersebut. Memang dibutuhkan teknik khusus untuk membuat bolu berendam termasuk saat pembakarannya.

BACA JUGA :

Sedapnya Mie Sagu, Wajib Dicicipi Jika Berkunjung ke Riau

Sambal Minimalis Ayam Pecak Mantul ini Bikin Tambah Selera Makan, Pecinta Makanan Pedas Wajib Coba

Keunikan bolu berendam tersebut menimbulkan pertanyaan soal unsur mistis yang terkandung saat proses pembuatannya

Butuh kesabaran yang cukup tinggi dan banyak aturan dan pantangan saat membuatnya, 

Misalnya tidak boleh menggunakan tenaga listrik. BIla menggunakan daya listrik hasilnya tidak akan sempurna.

BACA JUGA :

Pertahankan Cara Tradisional, Produk Rumah Tenun Kampung Bandar Sudah Tersebar Hingga ke Amerika

Selain Indah, Motif Batik Riau Malai Ternyata Memiliki Berbagai Cerita Tentang Melayu di Masa Lalu

Untuk membuatnya, komposisi gula, telur dan tepung seimbang. Bolu Berendam memerlukan sedikit tepung yang ditambah dengan gula dan telur.

Perbandingannya, sepuluh butir telur dan dua kilogram gula hanya memerlukan segenggam tepung terigu.

bolu berendam dicetak pada loyang kecil berbentuk bunga dan manggis.

Loyangnya pun harus dari kuningan. Jika sudah matang, bolu tersebut berwarna kuning telur.

BACA JUGA :

Nikmatnya Mie Kaldu Udang Khas Melayu yang Melegenda di Pondok Yurika Pekanbaru

Diminati Hingga Keluar Negeri, Gambus Tradisional Melayu dari BMR Coba Ikuti Perkembangan Zaman

Kuah untuk bolu berendam juga memiliki rasa yang khas, larutan gula yang diberi cengkeh, adas dan kayu manis.

Meski disajikan berkuah, bolu tersebut tidak hancur. Teksturnya tetap padat.

Seiring waktu , makanan khas Inhu ini kian langka dikarenakan tidak banyak generasi muda yang mengerti cara membuatnya.

Saat ini pembuatnya merupakan kalangan orang tua yang sudah berusia lanjut.

Pada tahun 2017 lalu, bolu berendam masuk kategori 10 besar Hidangan Tradisional Terpopuler 2017 pada Anugrah Pesona Indonesia (API) yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata RI

Cerita Pesut Sungai Kampar, Menjadi Pertanda Banjir Hingga Mitos Bisa Sebabkan Kebisuan

Meja Bersejarah di Istana Siak, Dibuat Dari Kayu Jati Oleh Pengrajin Asal Jepara Tahun 1890

Kisah Meriam Buntung di Istana Siak, Dicuri, Dipotong, Hingga Diselamatkan Dari Kapal Karam

Mengobati Kerinduan Kuliner Khas Melayu Riau di Sultan Resto Pekanbaru

Empal Gentong Pekanbaru, Kuliner Khas Cirebon yang Cocok di Lidah Orang Sumatera

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved