Destinasi Wisata di Pekanbaru

Kapal Restoran Terapung Quantung Cruise Resmi Beroperasi di Sungai Siak Pekanbaru

Pengelola berharap adanya wisata restoran terapung ini, Sungai Siak bisa menjadi icon pariwisata dan bisa dijual secara nasional dan internasional

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Kapal restoran di Sungai Siak, Quantung Cruise saat menjalani rangkaian uji coba beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Kapal restoran terapung bernama Quantung Cruise resmi beroperasi di Sungai Siak Pekanbaru, Minggu (4/10/2020).

Pemilik Quantung Cruise yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Wisata Air, Aherson berharap dengan adanya wisata restoran terapung ini, Sungai Siak bisa menjadi icon pariwisata dan bisa dijual secara nasional, bahkan internasional.

Disampaikan Aherson, pihaknya tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam pengoperasiannya.

“Kita siapkan tempat untuk cuci tangan di depan dan pengukuran suhu tubuh, kapasitas meja untuk empat orang kita buat menjadi dua, dan meskipun bisa menampung 100 orang, kita batasi hanya 50 orang saja, jaraknya kita tata,” katanya, Sabtu (3/10/2020).

BACA JUGA :

PSBM Diberlakukan, Bus TMP Batasi Jadwal Operasional di Seluruh Koridor

Penjualan Naik, Rest Area Tol Pekanbaru-Dumai Jadi Harapan Baru Pelaku UMKM di Tengah Pandemi Covid

Menurutnya, berjalannya Quantung Cruise tidak murni hanya berorientasi bisnis, ia berharap dengan hadirnya kapal tersebut bisa memberikan objek wisata baru di Kota Pekanbaru dan di Provinsi Riau, apalagi belum ada icon wisata yang unik di Pekanbaru.

“Makanya kita coba sandingkan itu, masalahnya kedepannya untung atau tidak untung saya tidak bisa bicara itu,” ucapnya seraya menjelaskan bahwa memang usaha seperti ini tidak menguntungkan saat dibuka pada masa pandemi Covid-19 .

Penumpang tidak bisa maksimal dan ada aturan tidak boleh buka sampai malam, ditambah lagi dengan biaya operasional yang cukup besar termasuk biaya pemeliharaan, belum ditambah risiko lainnya,

BACA JUGA :

Setelah Jakarta, Tas Brand Susen Kini Hadir di Living World Pekanbaru

Danau Bandar Kayangan Akan Dibenahi, Disiapkan Menjadi Objek Wisata Andalan di Pekanbaru

“Tapi saya bicara ada rasa sosial yang hadir di sini, ekonomi-ekonomi kreatif di sini bisa kita pasarkan, seperti souvenir, mungkin souvenir itu bisa dimasukkan di harga tiket, atau baju-baju kaos berlogo quantung bisa pasarkan, nanti kita adakan undian di kapal, baju itu bisa jadi hadiahnya. kita bantu pasarkan produk-produknya mereka, mudah-mudahan pandemi ini selesai, mungkin banyak yang bisa menggantungkan hidup di sini, disamping kita tidak rugi , masyarakat pun tertolong,” tambahnya.

Masih menurut Aherson, Bila kapal restoran terapung tersebut lancar  maka ia akan menambah satu lagi, rute Pekanbaru- Siak

BACA JUGA :

Kursi Goyang Soleil Bergaya Minimalis Modern, Cocok untuk Dalam dan Luar Rumah

Motor Listrik Gesits Buatan Wika Industri Manufaktur Diluncurkan di Riau, Langsung Dijajal Gubri

Quantung Cruise memiliki 10 kru termaksud 4 anak buah kapal (ABK). Sementara waktu berlayar pukul 07.00 Wib pagi sampai jam 19.00 wib malam.

"Di wisata terapung ini penumpang selain disuguhkan sensasi mengarungi wisata sungai Siak, juga bisa disediakan aneka makanan, "terangnya.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus langsung mencoba sensasi dan suasana di atas Quantung Cruise dan mencicipi aneka makanan di restoran terapung tersebut usai meresmikan kapal itu di dermaga Rumah Singgah Tuan Kadi Pekanbaru, Sabtu (3/10/2020)

Tampak Firdaus tersenyum lepas dan mengabadikan setiap momen perjalannya.

BACA JUGA :

Mini Grand Canyon, Kawasan Bukit Kapur di Air Hitam Pekanbaru yang Menakjubkan

Cegah Wajah Memerah, Ini Perawatan Kulit yang Tepat Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Dalam kata sambutannya, Firdaus memberi apresiasi pada Aherson yang menjadi promoter dalam pengembangan dunia pariwisata di Kota Pekanbaru.

Apalagi, konsep restoran terapung adalah konsep baru di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru .

"Ide-ide seperti ini banyak yang memikirkan, mungkin sepuluh tahun yang lewat sudah ada yang berpikir. Tapi hanya Pak Aherson dan kawan-kawan yang berani mencetuskan dan langsung mengimplementasikan idenya ini," kata Firdaus.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved