Destinasi Wisata di Bengkalis

Hampir Terlupakan, Sholawat Laut Indonesia Bangkitkan Tradisi Belo Kampung Lewat Sholawat Berhayut

Kegiatan memohon keselamatan di Kabupaten Bengkalis terkenal dengan nama Belo Kampung atau memelihara kampung

Istimewa
Sholawat berhayut dilakukan kelompok Sholawat Laut Indonesia , Jumat (9/10/2020) malam. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, BENGKALIS - Untuk menjaga kampung tetap aman dari bahaya yang datang, biasanya masyarakat punya tradisi sendiri dalam melakukan ritual mendoa untuk keselamatan.

Begitu juga di Kabupaten Bengkalis , kegiatan memohon keselamatan di sini terkenal dengan nama Belo Kampung atau memelihara kampung.

Biasanya kegiatan Belo Kampung diisi dengan mendoa bersama dan kenduri sesuai ajaran agama.

Tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun di wilayah pesisir Riau tersebut.

Ritual ini memang sudah sudah jarang terdegar, namun dua tahun terakhir kembali dilakukan. Belo Kampung yang satu ini bernama shalawat berhayut.

Kegiatannya berupa bersholawat kepada nabi dengan menggunakan sampan dengan menghanyut diri bersama-sama diperairan menggunakan kapal atau sampan.

BACA JUGA :

Berlabuh di Pekanbaru, Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II Bakal Beroperasi Pada 26 Oktober 2020

Disparpora Pelalawan Batalkan Festival Bekudo Bono di Teluk Meranti Tahun Ini

Kegiatan tersebut baru-baru ini dilakukan oleh kelompok Sholawat Laut Indonesia yang ada di Kabupaten Bengkalis .

Pada akhir pekan lalu, tepatnya Jumat (9/10/2020) lalu, kelompok Sholawat Laut ini sukses menyelenggarakan kegiatan sholawat berhayut mengelilingi Pulau Bengkalis .

Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 200 orang dengan delapan kapal. Sholawat nabi dilafazkan diperairan dengan diiringi kompang mengelilingi Pulau Bengkalis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved