Fenomena La Nina Terjadi di Sebagian Wilayah Indonesia, Ini Dampaknya di Provinsi Riau

Dampaknya La Nina bisa menyebabkan bencana alam seperti banjir, longsor, dan bisa berpotensi bencana lain seperti gempa atau tsunami.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pengendara motor menembus hujan lebat di Jalan Sudirman beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan hasil prediksi fenomena La Nina yang akan berdampak pada 27,5 persen wilayah Indonesia di bulan Oktober hingga November 2020.

Fenomena La Nina merupakan fenomena alam yang terjadi akibat perubahan iklim bumi.

Pada bencana hidrometeorologi ini intensitas curah hujan yang terjadi di suatu wilayah berada di luar kewajaran.

Dampaknya bisa menyebabkan bencana alam seperti banjir, longsor, dan bisa berpotensi bencana lain seperti gempa atau tsunami.

Diperkirakan akumulasi jumlah curah hujan di Indonesia akan naik sebesar 20 hingga 40 persen di atas normal perbulannya dalam fenomena La Nina bulan Oktober hingga November 2020 ini.

BMKG memprediksi terdapat 27,5 persen wilayah Indonesia yang akan terkena fenomena La Nina.

BACA JUGA :

Jadi Kampung Wisata Pertama di Rohul, Koto Ranah Sajikan Tradisi Unik dan Puncak yang Indah

Praktis, Vacum Nilfisk Bisa Dimanfaatkan untuk Bersihkan Debu Basah dan Kering

Wilayah yang diprediksi akan terkena fenomena La Nina, termasuk beberapa wilayah di Sumatera, di antaranya Riau.

Daerah lainnya di Sumatera ada Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, sebagian Bengkulu, sebagian Sumatera Utara, dan sebagian Aceh.

Disampaikan Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sukisno, Kamis (15/10/2020). Hingga akhir September 2020, pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudera Pasifik Ekuator menunjukkan bahwa anomali iklim La Nina sedang berkembang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved