Dampak Virus Corona di Riau

Masuk Riau Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test, Jika Tidak Silahkan Kembali ke Daerah Asal

Gubri Syamsuar mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau agar tidak pergi berlibur ke luar kota selama libur panjang akhir bulan ini

tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Pemeriksaan kesehatan melalui rapid swab test digelar di halaman Masjid di Kantor DPRD Provinsi Riau , Pekanbaru beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir bulan ini, Gubernur Riau Syamsuar mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau, khususnya pegawai di Lingkungan Pemprov Riau agar tidak pergi berlibur ke luar kota.

Apalagi pergi ke tempat-tempat wisata yang di daerah tersebut masih berstatus zona merah Covid-19 .

"Perlu antisipasi penyebaran Covid-19 selama pelaksanaan libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW yang dimulai tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020 yang juga berdekatan dengan pelaksanaan libur hari Sabtu dan Minggu tanggal 31 Oktober dan 1 November 2020," kata Gubri Syamsuar, Minggu (25/10/2020).

BACA JUGA :

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Bioskop Belum Diizinkan Beroperasi di Pekanbaru

Batasi Keluar Masuk Orang Saat Libur Panjang, Pos Pemeriksaan di Perbatasan Riau Kembali Diaktifkan

Ia mengimbau masyarakat selama melaksanakan libur dan cuti bersama agar sedapat mungkin menghindari melakukan perjalanan dan tetap berkumpul bersama keluarga.

Serta melakukan kegiatan dilingkungan masing-masing sambil menyiapkan diri dan lingkungan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi separti banjir dan longsor sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ).

Dilanjutkannya, dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar dilaksanakan di lingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, utamanya menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak serta tidak berkerumun untuk menghindari penularan Covid-19 .

BACA JUGA :

Cegah Penyebaran Covid dengan Dispenser Sabun Cair Otomatis, Bisa Juga Diisi Hand Sanitizer

 Usia Muda Paling Banyak Terpapar Covid-19 di Riau, Ahli Epidemiologi Ini Ungkap Penyebabnya

"Bagi warga yang mau melakukan perjalanan keluar atau masuk ke Provinsi Riau , wajib menunjukkan bukti rapid test Covid-19 dengan hasil non reaktif yang berlaku paling lama tujuh hari sejak tes dilakukan.

apabila tidak dapat menunjukkan hasil tes maka wajib melakukan rapid test di posko, itu biaya mandiri. Kalau tidak mau silahkan kembali kedaerah asal," katanya.

Setelah kembali dari perjalanan luar daerah disarankan kembali melakukan tes PCR atau rapid test untuk memastikan bahwa pelaku perjalanan tetap dalam keadaan negatif Covid-19

"Jika positif agar segera melaksanakan isolasi mandiri atau karantina di fasilitas yang telah disiapkan pemerintah," katanya.

Dua Hotel di Pekanbaru Disiapkan Sebagai Alternatif Ruang Isolasi Bagi OTG Positif Covid-19

Penjualan Naik, Rest Area Tol Pekanbaru-Dumai Jadi Harapan Baru Pelaku UMKM di Tengah Pandemi Covid

Isolasi Pasien Positif Covid-19, Pemko Pekanbaru Siapkan Seribu Kamar Hotel

Polda Riau Salurkan Avigan dan Periksa Langsung Penanganan Pasien Covid-19 di RS Rujukan

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved