Kuliner di Pekanbaru

Lopek Bugi, Kuliner Tradisional Kampar, Warisan Nenek Moyang yang Masih Eksis Hingga Kini

Lepat bugi atau biasa disebut lopek bugi merupakan makanan tradisional Provinsi Riau yang berasal dari Kabupaten Kampar

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Lepat bugi atau biasa disebut lopek bugi 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Lepat bugi atau biasa disebut lopek bugi merupakan makanan tradisional Provinsi Riau yang berasal dari Kabupaten Kampar

Kuliner sederhana  ini biasa dihidangkan untuk cemilan.

Walaupun termasuk dalam makanan tradisional , respon masyarakat terhadap makanan ini seakan tidak berkurang.

Hal ini terbukti permintaan akan makanan ini terus ada sampai hari ini.

Selain itu dalam berbagai acara, makanan ini seakan tak pernah hilang dari menu sajian yang dihidangkan.

BACA JUGA :

Serunya Makan di Rujak House Pekanbaru, Ditemani Ikan Koi Bewarna-warni

Bolu Kemojo, Oleh-oleh Khas Pekanbaru, Rasa Original Paling Diminati

Meli salah satu pekerja di tempat usaha lopek bugi di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru mengatakan, makanan tradisional tersebut sudah turun-temurun diwariskan oleh nenek moyang mereka.

"Meskipun begitu makanan ini masih eksis sampai sekarang. Bahkan peminatnya juga masih banyak," ujar Meli.

Makanan ini memiliki bentuk segi lima dengan ukuran sekitar 3-4 Cm dan dibalut dengan daun pisang.

Bahan utamanya terbuat dari tepung beras ketan yang dikukus hingga teksturnya menjadi lembut.

Sebelum dibungkus menggunakan daun pisang, tepung beras ketan yang sudah dikukus tersebut diberikan isian.

Meli biasa menyebut isian tersebut dengan istilah inti.

BACA JUGA :

Lezatnya Kue Talam Durian di Rumah Kue Viera Pekanbaru, Cocok Dijadikan Oleh-oleh

Uniknya Mie Pangsit Ayam Gumik, Disajikan di Atas Kerupuk Pangsit Goreng Berbentuk Mangkuk

Inti ini yang memberikan tambahan rasa sehingga lopek bugi tersebut menjadi legit.

Rasanya manis yang terbuat dari parutan kelapa dan dimasak dengan gula pasir.

"Untuk tepung ketan yang digunakan ada dua jenis. Ada ketan putih dan juga ketan hitam,” katanya.

Dua jenis tepung ketan tersebut menjadikan lopek bugi yang disediakan untuk para pembelinya menjadi dua macam.

Varian tersebut bisa dipilih sesuai dengan selera dan keinginan para pecinta kuliner yang ingin menciptakan rasa makanan khas ini.

BACA JUGA :

Mengobati Kerinduan Kuliner Khas Melayu Riau di Sultan Resto Pekanbaru

Dimsum Yang Resmi Dilaunching, Siap Manjakan Pecinta Kuliner di Pekanbaru

Sesuai dengan bahannya, warna yang dihadirkan juga sama. Seperti lepat bugi yang terbuat dari tepung beras ketan putih, makanan tersebut juga berwarna putih.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved