Dampak Virus Corona di Riau

Tujuh Bulan Tidak Beroperasi Akibat Covid-19, Travel Haji dan Umrah di Pekanbaru Kini Kembali Buka

Mulainya kembali dibuka travel haji dan umrah tersebut menyusul kebijakan pemerintah Arab Saudi, yang mulai membuka umrah bagi negara-negara di dunia

tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky
Jamaah umroh tiba di Bandara SSK II Pekanbaru pada awal tahun 2020 lalu, tampak juga Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Klas II Pekanbaru melakukan pemeriksaan melalui alat pendeteksi suhu tubuh. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM - Terhitung Selasa (3/11/2020) ini, Muhibbah Travel Haji dan Umrah mulai membuka kantor pusat, yang berada di Jalan Kartini, nomor 1 Kota Pekanbaru .

Mulainya kembali dibuka travel haji dan umrah tersebut menyusul kebijakan pemerintah Arab Saudi, yang mulai membuka umrah bagi negara-negara di dunia yang selalu mengirimkan jamaah haji maupun umrah, dimasa pandemi Covid-19 ini.

Dikatakan Manager umrah Muhibbah travel, Ezi Syaputra, pihaknya telah mengikuti perkembangan terkini terkait dengan dibukanya umrah oleh pemerintah Arab Saudi .

Sebelumnya, elama masa pandemi Covid-19 , mulai awal tahun 2020 lalu, Pemerintah Arab Saudi menutup haji dan umrah bagi seluruh dunia

BACA JUGA :

Tangguh & Ringan, Koper Legend Walker Terbuat dari Polikarbonat, Saat ini Ada Promo Hingga 70 Persen

Pemko Bakal Pertegas Penindakan Terhadap Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 di Pekanbaru

"Mulai tanggal 3 ini kita sudah mulai aktif dan kembali buka, setelah sebelumnya tutup semenjak awal Maret lalu. Selama 7 bulan aktifitas kantor berhenti sama sekali, sampai menunggu informasi dari Pemerintah Arab Saudi, dan Pemerintah pusat.

Dengan dibukanya kantor dan mulainya aktifitas kembali. Kita berharap masa pedemi Covid-19 ini segera berakhir," kata Ezi.

Ia juga mengatakan, selama masa pandemi Covid-19 , jamaah yang sudah terdaftar di Muhibbah Travel mencapai 300 lebih jamaah, dan akan diberangkatkan pada awal Maret 2020, namun pada bulan Maret, keluar keputusan dari pemerintah Arab Saudi, menutup sementara Haji dan Umrah.

"Jumlah jamaah kita ada sekitar 300 jamaah batal berangkat di bulan Maret lalu. Jadi kembali akan dipersiapkan proses keberangkatan, seperti administrasi, termasuk aturan-aturan yang disiapkan oleh pihak Arab Saudi, bagi jamaah yang akan umrah. Aturannya sesuai dengan protokol kesehatan, tentu kita pelajari lagi," katanya.

BACA JUGA :

Jika Selesai, Tol Sumatera Akan Membuka Akses Ekspor Impor Pelabuhan Samudera Inhil

Barbar Steak and Sweets Pekanbaru Sajikan Daging Impor Pilihan, Bebas Pilih Tingkat Kematangan

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved