Destinasi Wisata di Rohul

Benteng Tujung Lapis Rohul, Saksi Bisu Perjuangan Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai di Era Kolonial

Benteng Tujung Lapis atau Benteng Aur Kuning lokasinya berada di Desa Dalu-Dalu Kelurahan Tambusai Tengah, Rohul.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Istimewa
Meriam peninggalan sejarah yang berada di kawasan Benteng Tujuh Lapis Desa Dalu-Dalu Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu, Riau 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Saksi bisu yang menjadi jejak sejarah perjuangan para pejuang menghadapi kolonial Belanda terdapat dibeberapa daerah di Provinsi Riau .

Satu diantaranya merupakan Benteng Tujung Lapis atau yang dikenal juga dengan nama Benteng Aur Kuning .

Lokasinya terletak di Desa Dalu-Dalu Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) , Provinsi Riau .

Benteng Tujuh Lapis merupakan bukti perjuangan Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai dan pasukannya serta masyarakat Dalu-Dalu saat bertahan menghadapi serangan penjajah Belanda .

BACA JUGA :

Indahnya Objek Wisata Batu Gajah Rokan Hulu

Melihat Masjid Raya Pekanbaru, Warisan Sejarah Kesultanan Siak di Senapelan

Keberadan Benteng Tujuh Lapis ini berada di Tepian Sungai Batang Sosah .

Dulu sungai ini menjadi satu-satunya jalur transportasi yang digunakan kala itu sebelum ada jalan darat seperti saat ini.

Pintu gerbang masuk di kawasan Benteng Tujung Lapis atau yang dikenal juga dengan nama Benteng Aur Kuning yang berada di Desa Dalu-Dalu Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) , Provinsi Riau
Pintu gerbang masuk di kawasan Benteng Tujung Lapis atau yang dikenal juga dengan nama Benteng Aur Kuning yang berada di Desa Dalu-Dalu Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) , Provinsi Riau (Istimewa)

Bentuk Benteng Tujung Lapis ini memang berbeda dengan benteng-benteng peninggalan sejarah lainnya yang ada di Indonesia .

Benteng Tujung Lapis ini berbentuk gundukan-gundukan tanah yang terbuat dari tanah liat yang ada disekitar Sungai Batang Sosah .

Sepintas jika dilihat Benteng Tujung Lapis ini memang tidak ada yang spesial.

BACA JUGA :

Mesin Pembuat Kopi Ariete Praktis Dioperasikan, Cocok untuk Para Penikmat Kopi

Berkarya Lewat Batok Kelapa, Pemuda Inhil Ini Akan Ekspor Kerajinannya ke India

Namun jika diamati dan melihat sejarah perjuangan, Benteng Tujung Lapis yang dibangun sekitar tahun 1784-1882 atau 1,5 abad silam lalu ini dalam kondisi dan suasana dijajah pada waktu itu.

Sehingga belum ada teknologi canggih seperti sekarang ini.

Tentu cagar budaya nasional ini merupakan suatu hal yang luar biasa dan monumental.‎

Benteng Tujuh Lapis berbentuk gundukan tanah merupakan perjungan Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai bersama pasukan dan masyarakat dalu-Dalu dalam menghadapi penjajah Belanda
Benteng Tujuh Lapis berbentuk gundukan tanah merupakan perjungan Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai bersama pasukan dan masyarakat dalu-Dalu dalam menghadapi penjajah Belanda (Istimewa)

Adanya Beteng Tujuh Lapis juga tidak terlepas dari sejarah Perang Padri yang terjadi di Sumatra Barat dan sekitarnya.

Benteng Tujuh Lapis terbuat dari tanah berupa gundukan berbentuk tanggul setinggi lebih kurang tiga meter.

Selain itu, disekitar Benteng Tujuh Lapis juga dibangun parit-parit pertahanan.

Pembangunan Benteng Tujuh Lapis ini memanfaatkan kondisi lingkungan alam dan geografis yang sangat strategis.

BACA JUGA :

Tangguh & Ringan, Koper Legend Walker Terbuat dari Polikarbonat, Saat ini Ada Promo Hingga 70 Persen

Mengejutkan, Bekas Bangunan Dari Abad ke-14 Ditemukan di Dekat Makam Datuk Gigi Putih Bengkalis

Guna menghambat laju gerakan musuh, dahulunya di sekitar benteng juga ditanami dengan bambu serta pos-pos penjagaan pada itiap-tiap penjuru Benteng Tujuh Lapis .

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved