Destinasi Wisata di Dumai

Cocok Dijadikan Oleh-oleh, Songket di Rumah Tenun Wan Atiqa Dumai Eksis Pertahankan Budaya Melayu

Rumah Tenun Wan Atiqa adalah salah satu penghasil kain tenun songket di Kota Dumai yang masih bertahan hingga saat ini.

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Kain songket di Rumah Tenun Wan Atiqa 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, DUMAI - Kain tenun merupakan kerajinan tradisional khas Riau . Dahulu, kain tenun hanya digunakan pada kalangan tertentu saja, yakni para bangsawan.

Namun, mengikuti perkembangan zaman dan meningkatnya kesadaran akan pelestarian kerajinan lokal, masyarakat Riau mulai menggunakan kain tenun di setiap kesempatan formal, baik di lingkungan pemerintah hingga swasta. 

Kain‎ tenun yang biasa nya juga merupakan songket sering digunakan pada acara-acara adat maupun diacara resmi pemerintahan kabupaten atau Kota di Provinsi Riau

Untuk membuat selembar kain tenun atau songket tidaklah mudah , terlebih kerajinan ini masih menggunakan alat-alat tradisional dalam artian masih menggunakan alat konvensional bukan menggunakan mesin. 

Dengan menggunakan alat tradisional tenun, kain yang dihasilkan juga sangat bagus dan berkualitas, hal itu sesuai dengan tingkat kerumitan dalam proses pembuatan kain tentun ataupun Songket khas melayu. 

BACA JUGA :

Smartphone Vivo Y20S Bisa Sekaligus Menjadi Powerbank, Cocok Buat yang Hobi Traveling

Sikat Gigi Makin Sempurna dengan Alat Aquapick Oral Irrigator

Pada zaman serba digital dan teknologi seperti saat ini, terlebih di kota-kota besar, pengrajin kain tenun atau songket tradisional sudah sangat jarang ditemukan bahkan sudah terbilang sulit,

meskipun begitu tetap masih ada yang mempertahankan budaya dan tradisi menenun di bumi Melayu ini . 

Seperti yang ada di Kota Dumai , Rumah Tenun Wan Atiqa adalah salah satu penghasil kain tenun yang masih bertahan hingga saat ini.

‎Wan Suwandi pemilik Rumah Tenun Wan Atiqa mengatakan bahwa ia mendirikan rumah tenun ini pada 2007 silam, dengan latar belakang ingin melanjutkan usaha orang tua yang berada di Kota Pekanbaru .

‎Penamaan Rumah Tenun Wan Atiqa merupakan nama dari anak keduanya yang bernama Wan Atiqa dan berharap rumah tenun ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Dumai, dan bisa melestarikan kain-kain tenun khas Riau. 

BACA JUGA :

Jangan Takut Kehabisan Saldo E-Money di Tol Pekanbaru-Dumai, Pengemudi Bisa Top Up di Pintu Keluar

Jalan Setapak di Bandar Bakau Dumai Banyak yang Rusak, Destinasi Wisata itu Ditutup Untuk Umum

Suwandi mengisahkan, awal  berdirinya rumah tenun yang berada di Jalan Ratu Sima, Jalan Nilam, kelurahan Ratu Sima Kecamatan Dumai Selatan, hanya ada tiga alat tenun dan tiga pengrajin yang sudah dilatih olehnya sendiri. 

"Awalnya itu tiga alat tenun dan tiga orang pengrajin, kalau sekarang sudah 10 alat tenun dan juga 10 orang pengrajin yang sudah bekerja di Rumah Tenun Wan Atiqa miliknya," katanya beberapa waktu lalu.

Awal perjalanan Rumah Tenun Wan Atiqa ini tidaklah mudah, pasalnya hasil kain tenun atau songket masih belum diketahui banyak orang.

Suwandi pun mencoba menawarkan hasil kain tenun ‎nya kepada pihak pemerintah kota, dan responnya sangat baik, bahkan setiap acara besar,  Pemerintah Kota Dumai selalu memesan kain-kain tenun atau songket dari Rumah Tenun Wan Atiqa

BACA JUGA :

Penjualan Naik, Rest Area Tol Pekanbaru-Dumai Jadi Harapan Baru Pelaku UMKM di Tengah Pandemi Covid

Manjakan Mata dengan Memandang Lautan di Pantai Koneng Dumai

"Ya biasanya sih pak Walikota Dumai, Zulkifli As dan Ibu walikota juga sering memesan kepada kita kain tenun atau songket ini, alhamdulillah pemerintah kota masih mau menggunakan kain-kain tenun punya kita, " katanya. 

Tidak hanya digunakan pada acara besar Pemko Dumai, kain tenun dari Rumah Tenun Wan Atiqa juga selalu dijadikan buah tangan atau cindera mata bagi pejabat yang datang ke Kota Dumai atau sebaliknya. 

Dirinya berharap, Pemko Dumai bisa terus menggalakan penggunaan kain songket atau tenun di kota Dumai, sehingga peminat nya akan bertambah. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved