Destinasi Wisata di Bengkalis

Gubri Syamsuar Sebut Pulau Rupat Jadi Andalan Pariwisata Riau, Ini Yang Perlu Dibenahi

Pasca beroperasinya Tol Pekanbaru-Dumai, objek wisata yang ada di Pulau Rupat ramai dikunjungi wisatawan.

Istimewa
Gubernur Riau Syamsuar bersama rombongan saat meninjau salah satu pantai di pulau Rupat, Jumat (6/11/2020) lalu. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Pasca beroperasinya Tol Pekanbaru-Dumai, objek wisata yang ada di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis ramai dikunjungi wisatawan.

Namun sejauh ini yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah adalah soal keberadaan infrastruktur jalan di wilayah tersebut yang masih memprihatinkan.

Pasalnya masih ada lebih kurang 25 Km kondisi jalan di wilayah tersebut yang kondisinya masih tanah.

Melihat kondisi insfrastruktur yang belum memadai tersebut, Gubernur Riau Syamsuar berjanji akan lebih memperhatikan infrastruktur di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

BACA JUGA :

Cocok Dijadikan Oleh-oleh, Songket di Rumah Tenun Wan Atiqa Dumai Eksis Pertahankan Budaya Melayu

Smartphone Vivo Y20S Bisa Sekaligus Menjadi Powerbank, Cocok Buat yang Hobi Traveling

"Kondisi Rupat saat ini sejak adanya jalan Tol Pekanbaru-Dumai semakin ramai," kata Syamsuar belum lama ini. 

Namun kata Gubri, masalah infrastruktur di pulau saat ini perlu perhatian dan sentuhan, agar wisatawan semakin nyaman saat berwisata ke Pulau Rupat .

"Masalah infrastruktur ini yang harus menjadi perhatian. Kami sedang berusaha bagaimana infrastruktur di Rupat ini bisa lebih baik," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, masalah dermaga penyeberangan di Pulau Rupat perlu ditambah lagi menjadi dua. Karena dengan satu dermaga sering terjadi antrean penumpang.

"Kami sampaikan ke Pj Bupati Bengkalis dan Dinas Perhubungan, dermaga penyeberang di Pulau Rupat ini mesti ada dua, tidak bisa hanya satu. Supaya nanti masyarakat tidak lama menunggu antrean. Sebab orang yang menyeberang di Rupat tak hanya orang di Pekanbaru saja, tapi orang dari provinsi tetangga juga sudah berwisata di sini," ujarnya. 

BACA JUGA :

Kembali Dibuka, Ini Harga Tiket Masuk ke Istana Siak

Aquarius, Toko Oleh-oleh Khas Inhil yang Memanjakan Wisatawan di Tembilahan

Gubri Syamsuar  menjelaskan bahwa pantai di Rupat memiliki panjang sekitar 22 km yang juga merupakan pulau masa depan Indonesia dan diharapkan akan menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata kebanggaan Provinsi Riau yang tentunya akan diutamakan pada infrastrukturnya yang ada di Pulau Rupat .

"Semoga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Riau dan Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Rupat Khususnya dan Riau pada umumnya, semoga ini menjadi destinasi kebanggaan," katanya. 

Ia juga menjelaskan selain menikmati pantai, saat ini daerah ini sudah mempersiapkan latihan berkuda dan menjadi harapan masyarakat daerah sekitar adanya treaton seperti meraton, berenang dan berkuda. Untuk kudanya sudah disediakan dan menjadi ciri khasnya, selain itu nantinya juga ada latihan memanah.

"Kami mengajak wisatawan baik yang ada di Indonesia maupun luar negeri untuk berkunjung ke Pulau Rupat, InshaAllah menyenangkan dan tentunya akan memiliki kenangan yang akan berarti untuk yang berkunjung kepulau ini," pungkasnya.

Indahnya Persawahan di Agrowisata Desa Mentayan, Destinasi Alternatif Wisata Baru Warga Bengkalis

Memiliki Peninggalan Sejarah, Disparbudpora Bengkalis Akan Kembangkan Cagar Budaya Desa Tamiang

Mengejutkan, Bekas Bangunan Dari Abad ke-14 Ditemukan di Dekat Makam Datuk Gigi Putih Bengkalis

Terbanyak di Provinsi Riau, Kecamatan Bantan Bengkalis Tawarkan 23 Wisata Pantai Indah nan Unik

Pesona Teluk Rhu Bengkalis, Indahnya Pantai Berpasir Putih Sepanjang 13 Km

Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved