Destinasi Wisata di Kampar

Kunjungan Menurun, Porsi Pakan Satwa di Kasang Kulim Zoo Dikurangi Selama Pandemi

Pengelola memastikan tetap menjaga satwa di Kebun Binatang Kasang Kulim itu dengan baik. Begitu juga dengan pasokan makanannya

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Gajah sumatera, Valetine beranjak seusai makan batang pisang. Gajah ini adalah satwa penghuni Kasang Kulim Zoo, Kabupaten Kampar. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, KAMPAR - Valentine mengunyah bagian demi bagian batang pisang yang berada dekat kakinya. Belalainya lihai mengambil batang pisang, lantas ia kunyah dengan lahap.

Seorang pawang duduk di atas kepala gajah betina itu. Ia menemaninya melahap makan siang.

Valentine adalah gajah sumatera yang merupakan satu satwa di Kasang Kulim Zoo , Kecamatan Siak Hulu , Kabupaten Kampar . Gajah berusia 40 tahun ini adalah satu dari ratusan ekor satwa di kebun binatang tersebut.

Batang pisang dan batang jagung adalah pakan rutin bagi gajah betina itu. Setiap hari pengelola memberi batang jagung dan batang pisang bagi gajah.

Ada juga asupan tambahan berupa gula merah. Namun porsi makan satwa di Kasang Kulim Zoo terpaksa berkurang dari biasanya.

Kondisi ini karena pandemi Covid-19 yang melanda sejak Maret 2020 lalu. Pengelola terpaksa harus mengurangi porsi makanan agar tetap bertahan dalam kondisi pandemi.

Mereka tetap berupaya menyediakan makanan bagi puluhan jenis satwa di kebun binatang tersebut.

BACA JUGA :

Tetap Kedepankan Safety Riding, Ini Tips Berkendara Sepeda Motor Saat Hujan

Direncanakan Jadi Kawasan Wisata Andalan, Pemko Pekanbaru Akan Benahi Danau Bandar Kayangan

"Walau terkendala, namun kita tetap prioritaskan makanan satwa yang ada," ujar Kordinator Lapangan Kasang Kulim Zoo, Indra Boyka awal November 2020 lalu.

Ia memastikan pengelola menjaga satwa di kebun binatang itu dengan baik. Begitu juga dengan pasokan makanan bagi satwa di kebun binatang.

Pengelola menyiasatinya dengan mengurangi porsi pakan satwa. Singa yang biasanya makan 10 kilogram ayam kini harus makan tujuh kilogram ayam.

Begitu juga macan dahan. Satwa itu biasanya makan lima kilogram ayam kini menjadi tiga kilogram ayam.

"Biasanya kita selingi dengan daging sapi, tapi karena dalam kondisi pandemi. Ya kita ganti dengan daging ayam," jelasnya.

BACA JUGA :

Transportasi Feeder di Pekanbaru Bakal Beroperasi Pada Tahun 2021

Enaknya Soto Sulung di Restoran Iga Bakar Cobek Pekanbaru, Kuahnya Segar, Bening Tanpa Santan

Satwa lainnya juga tetap mendapat pasokan pakan setiap harinya. Dua ekor orang utan di kebun binatang ini melahap buah seperti pepaya dan semangka.

"Kita terkadang memberi asupan tempe dan tahu bagi satwa tersebut," paparnya.

Donasi dari berbagai pihak ikut membantu agar satwa di kebun binatang itu tetap memperoleh pasokan makanan. Bantuan tersebut datang dari berbagai pihak yang cinta satwa.

Apalagi hingga kini pengelola belum memperoleh uluran tangan dari pemerintah dalam upaya membantu pasokan makanan bagi satwa di masa pandemi Covid-19 .

Suasana Kebun Binatang Kasang Kulim beberapa waktu lalu
Suasana Kebun Binatang Kasang Kulim beberapa waktu lalu (tribunpekanbarutravel.com/Theo Rizky)

Pria disapa Boy bersyukur pengelola memperoleh bantuan dari para dermawan, donatur dan pengunjung. Ia berharap pandemi segera berakhir.

Ia sangat berharap kondisi kembali normal. Apalagi pengelola kebun binatang hanya mengandalkan uang tiket untuk memberi makan satwa, operasional hingga menggaji para karyawan kebun binatang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved