Promo Hotel di Pekanbaru

Ciptakan Suasana Nusantara, Batiqa Hotel Pekanbaru Akan Hadirkan Angkringan Sambut Tahun Baru 2021

Konsep angkringan dipilih untuk menciptakan suasana nusantara yang begitu kental di Batiqa Hotel Pekanbaru .

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Batiqa Hotel Pekanbaru akan menghadirkan suasana angkringan bagi tamunya pada malam pergantian tahun nanti. 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, PEKANBARU - Angkringan biasanya ditemukan di pinggiran jalan. Dari namanya, angkringan identik dengan tempat makan yang dipikul atau menggunakan gerobak.

Batiqa Hotel Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Sudirman , dekat dengan jalan masuk menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru akan menghadirkan suasana angkringan bagi tamunya pada malam pergantian tahun nanti.

Sales Marketing Manager Hotel Batiqa, Erlinda mengungkapkan, suasana angkringan diharapkan memberi keseruan bagi tamu saat menyambut tahun 2021. Angkringan juga bakal memberi suasana baru dari tahun sebelumnya.

BACA JUGA :

Perlu Diperhatikan, Inilah Tips Menyewa Mobil yang Baik Sebelum Memulai Perjalanan

Menikmati Wisata Alam di Pulau Kerikil Kabupaten Kampar

"Kita angkat angkringan supaya beda dari tahun sebelumnya. Kalau tahun sebelumnya, biasanya barbeque ," kata Erlinda belum lama ini.

Konsep angkringan dipilih untuk menciptakan suasana nusantara yang begitu kental.

Sebab, berbagai menu yang akan disediakan di angkringan memang benar-benar tradisional.

BACA JUGA :

Candi Muara Takus, Situs Candi Tertua di Sumatera yang Kerap Dikunjungi Wisatawan Asing

Liburan Seru di Danau Tajwid Pelalawan, Pengunjung Bisa Nikmati Wahana Air dan Outbound

Ada beberapa menu tusuk sate. Antara lain, telur puyuh, daging ayam, hati ampela, usus, sosis ayam, ceker, tahu dan mendoan.

"Menu tusuk dari berbagai daerah kita satukan di sini," kata Erlinda lagi.

Dilanjutkannya, menu tusukan dibuat dengan racikan khas Batiqa.

Konsep angkringan dipilih untuk menciptakan suana nusantara yang begitu kental di Batiqa Hotel Pekanbaru
Konsep angkringan dipilih untuk menciptakan suana nusantara yang begitu kental di Batiqa Hotel Pekanbaru (Dok Tribun Pekanbaru)

Racikannya sederhana saja. Bahan-bahan tusuk diberi bumbu kuning yang terdiri dari rempah-rempah.

Sehingga tamu hotel bakal benar-benar mendapatkan kuliner khas desa.

"Rasanya merakyat. Cita rasa disesuaikan dengan lidah orang Riau," ujar Linda. Ada lagi beberapa jenis gorengan. Seperti tahu isi, goreng pisang dan bakwan.

Pihak hotel juga menyediakan "nasi kucing" untuk melengkapi menu. Nasi kucing dikemas secara tradisional yang dibungkus dengan daun pisang. Isiannya terdiri dari ikan teri dan kacang.

Batiqa Hotel Pekanbaru akan menghadirkan suasana angkringan bagi tamunya pada malam pergantian tahun nanti.
Batiqa Hotel Pekanbaru akan menghadirkan suasana angkringan bagi tamunya pada malam pergantian tahun nanti. (Dok Tribun Pekanbaru)

Sate dibakar terlebih dahulu sampai benar-benar matang. Sate dilumuri bumbu lagi dan kecap sebelum dibakar. Nasi kucing juga dibakar sebelum dimakan.

"Nasi kucing masih di dalam bungkusan daun pisang, dibakar agar hangat. Aroma daun pisangnya juga terasa," jelas Linda.

Aneka sate bebas dicocol dengan tiga varian sambal. Terasi, saus kacang dan kecap yang berisi potongan cabai.

Tamu hotel juga dapat menikmati aneka minuman sebagai teman bersantap ala angkringan. Ada jus semangka, bandrek, kopi, kopi tubruk, teh dan teh tarik.

BACA JUGA :

Mulai Pulih, Jelang Akhir November 2020, PAD dari Sektor Wisata di Pekanbaru Capai Rp 102 Miliar

Karena Cintanya Terhadap Kopi, Dokter Ortopedi di Pekanbaru Buka Tempat Ngopi di Rumah Sakit

Halaman selanjutnya

Tahun Baru

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved