Destinasi Wisata di Pelalawan

Kisah Majid Hibbah, Didirikan Tahun 1935, Dibuat di Singapura dan Dibangun Lagi di Pelalawan

Masjid Hibbah lokasinya hampir 500 meter dari Istana Sayap, istana kebanggaan Kerajaan Pelalawan .

Dok Tribun Pekanbaru
Masjid Hibbah di Kelurahan Pelalawan Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan 

BACA JUGA :

Serunya Berkeliling Kawasan Sungai Siak Naik Perahu Tradisional di Siak Sri Indrapura

Jaga Imun Tubuh di Masa Pandemi Covid-19, Permintaan Infus Vitamin C Booster Meningkat

"Setelah tiba di Pelalawan kemudian dipasang kembali, makanya namanya Masjid Hibbah karena bantuan dari pedagang-pedagang dari luar negeri yang datang ke Pelalawan," kata Edy Hanafi beberapa waktu lalu.

Tapi sebelum dipasang dan dibangun kembali, Sultan Pelalawan pada zaman itu menanam semacam batu delima atau permata dibawah bangunan itu.

Keunikan lain dari Masjid tertua di Kecamatan Pelalawan yaitu ukiran pada mimbarnya yang sangat khas dan hanya ada di Riau, satu lagi ada di Desa Suka Jadi Kabupaten Bengkalis.

Sisi lain keunikan Masjid Hibbah tidak pernah terkena banjir sejak didirikan.

Padahal tiang panjangnya tidak terlalu tinggi dan lokasinya tak juga di dataran bukit.

Bisa dikatakan sejajar dengan bangunan lain seperti rumah warga ataupun Istana Sayap .

BACA JUGA :

Sedapnya Gulai Kepala Kakap Plus Lemon Tea di Grand Elite Hotel Pekanbaru, Hanya Rp 75 Ribu

Berziarah di Makam Raja-raja Pelalawan Sekaligus Berwisata Sejarah di Istana Sayap

Setiap banjir tahunan datang, air dari Sungai Kampar naik Sungai Rasa yang tepat berada di dekat Istana serta mengisi parit-parit hingga menggenangi rumah

Namun air tidak pernah masuk ke Masjid walaupun kediaman masyarakat sudah nyaris tenggelam, hingga warga yang akan salat menggunakan sampan untuk sampai ke pekarangan Masjid.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved