Destinasi Wisata di Dumai

Perbaikan Jembatan Susur & Pasar Purbakala, Bandar Bakau Dumai Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Fresh

Destinasi wisata Bandar Bakau di Jalan Nelayan Laut Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai itu menyimpan keindahan 24 jenis mangrove

Penulis: Theo Rizky
Editor: Theo Rizky
Dok Tribun Pekanbaru
Destinasi wisata Bandar Bakau di Jalan Nelayan Laut Kecamatan Dumai Barat 

TRIBUNPEKANBARUTRAVEL.COM, DUMAI - Hutan bakau yang terhampar seluas hampir 26 hektare itu bernama Bandar Bakau .

Destinasi wisata di Jalan Nelayan Laut Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai itu menyimpan keindahan 24 jenis mangrove (bakau) dari 36 jenis mangrove  di kota Dumai‎ . 

Demi, menggapai cita-cita Bandar Bakau mendunia, Kawasan Bandar Bakau terus dibenahi, fasilitas yang ada mulai dari jembatan susur hingga pembenahan UMKM kuliner. 

Sehingga nantinya kawasan wisata hutan mangrove kebanggan warga Dumai itu akan lebih fresh dari sebelumnya.

Wisata alam di tengah Kota ini kini seperti memiliki "wajah baru‎" baik dari segi tampilan maupun pembinaan dan pembenahan UMKM kuliner di Bandar Bakau

Pengurus Bandar Bakau Dumai, Darwis Muhamad Saleh mengungkapkan, bahwa ‎langkah Bandar Bakau mendunia, terus dilakukannya, namun   perlu dukungan dari semua pihak.

Ia mengatakan salah satu upaya yang akan segera digesa untuk merubah wajah Bandar Bakau yang tak hanya menawarkan keindahan alam Bakau, yakni, Bandar Bakau akan membuat  Pasar Purbakala.

Darwis menjelaskan, konsep Pasar Purbakala ini akan segera digesa untuk merubah wajah baru yang tentunya akan membuat wisatawan Bandar Bakau lebih nyaman dan tentunya memiliki warna baru jika ke Bandar Bakau

BACA JUGA :

Pengelola Taman Wisata Alam Mayang Pekanbaru Siapkan 20 Lebih Titik Fasilitas Cuci Tangan

Bolu Dam, Kue Tradisional Khas Bengkalis yang Dulunya Hanya Dihidangkan Oleh Kalangan Mapan

Diterangkannya, Pasar Purbakala ini, nantinya akan berada di dalam Bandar Bakau , dengan mengusung konsep seperti Pujasera, dengan bahan tanpa plastik atau ramah lingkungan.

"Nantinya lapak-lapak dagangan di Pasar Purbakala ini tidak boleh menggunakan plastik yang bisa merusak lingkungan namun, bahannya harus ramah lingkungan," katanya, Minggu (13/12/2020)

Ia menyebutkan selain berada di dalam lokasi, Pasar Purbakala juga akan berada di pesisir pantai Bandar Bakau sehingga konsepnya memang berhadapan dengan laut.

"Tentunya ini akan menjadi salah satu upaya agar menarik wisatawan untuk berkunjung ke Bandara Bakau , jadi nuansa bahari di pinggir laut itu memang di tonjolkan," sebutnya.

Diakuinya, dalam waktu dekat akan ada kuliner ikan bakar khas Pasar Purbakala yang menawakan suasana alam bakau dengan hamparan laut indah. 

BACA JUGA :

Gelar Kopdargab, MTMA Riau Promosikan Objek Wisata Danau Kembar Kabupaten Inhu

Wako Pekanbaru Belum Beri Lampu Hijau Untuk Operasional Bioskop

Darwis menjelaskan, agar konsep Pasar Purbakala ini bisa semakin ramai, pihaknya menggandeng Pokdarwis (kelompok sadar wisata) yang ada di Kota Dumai , ditambah UMKM yang ingin meramaikan Pasar Purbakala . 

Dengan adanya Pasar Purbakala‎ ini, diharapkan bisa memberikan daya tarik tersediri di Bandar Bakau , sekaligus menyosialisasikan diet plastik atau mengurangi penggunaan plastik yang bisa merusak lingkungan. 

Saat ditanya kondisi fasilitas pokok jembatan susur yang sempat rusak, Darwis mengungkapkan, bahwa jembatan susur yang ada di kawasan Bandar Bakau Sudah diperbaiki, meskipun tidak secara keseluruhan. 

"Jembatan susur yang diperbaiki sekitar 200 meter, jembatan itu di perbaiki dengan semenisasi," sebutnya.

BACA JUGA : 

Kisah Atuk Wis Kelola Bandar Bakau Dumai Agar Bisa Dinikmati Anak Cucu

Objek Wisata Bandar Bakau Dumai Diancam Abrasi, Ini Solusi yang Diberikan Pengelolanya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved